Kadin Nunukan Gagas Perdagangan Nunukan-Filipina

Ketua Kadin Nunukan, Irsan Humokor (kanan) berbincang dengan Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid di ruang kerja Bupati Nunukan, Jumat (29/6)

Nunukan (berandatimur.com) – Pasca pertemuannya dengan Pemerintah Negeri Sabah, Malaysia soal pembukaan kembali hubungan perdagangan antara Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara dengan Negeri Sabah.

Kadin Nunukan kembali menggagas hubungan perdagangan dengan Filipina khuausnya wilayah Tawi-Tawi.

“Kadin Nunukan akan gagas juga hubungan perdagangan dengan Tawi-Tawi Filipina. Sebelumnya sudah bertemu dengan  Pemerintah Malaysia soal pembukaan kembali perdagangan Tawau dengan Kabupaten Nunukan,” ujar Ketua Kadin Nunukan, Irsan Humokor melalui pesan tertulisnya di laman media sosialnya, Jumat.

Pada laman facebooknya, Irsan Humokor memajang fotonya saat berdialog dengan Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid do ruang kerja bupati perempuan itu.

Baca Juga:  Proyek APBN Mangkrak di Sebatik, Kontraktor dan Anggaran tak Diketahui

Irsan mengaku, pertemuannya dengan Bupati Nunukan untuk melaporkan hasil pertemuannya dengan Pemerintah Sabah dimana berniat membuka kembali hubungan dagang antara Negeri Sabah dengan Kabupaten Nunukan khususnya Pulau Sebatik.

Selain itu, dia menyampaikan surat dari sejumlah pengusaha dari Filipina kepada Kadin Nunukan atas keinginannya membuka hubungan dagang juga dengan Kabupaten Nunukan.

Oleh karena itu, Ketua Kadin Nunukan mengharapkan Pemkab Nunukan merespon dan memberikan ruang  keinginan kedua negara yakni Malaysia dan Filipina untuk membuka hubungan perdagangan perbatasan dengan Kabupaten Nunukan.

Menurut dia, peluang perlu dimanfaatkan karena kedepannya sangat berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Nunukan dalam mengembangkan komoditas agrobisnisnya.

Baca Juga:  Triwulan I-2021: Ekonomi Indonesia turun 0,74 persen (y-on-y), Papua-Maluku naik 8,97 Persen

Begitu pula dipastikan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here