NUNUKAN (berandatimur.com) –  Benarkah ada jaringan kelompok radikal/terorisme di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara. Hasil deteksi aparat kepolisian setempat kelompok tersebut memang ada sehingga dilakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat.

Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro membenarkan keberadaan jaringan kelompok radikal/terorisme di wilayah hukumnya.

Sebagaimana diutarakan usai pemusnahan barang bukti sabu-sabu dan minuman beralkohol di halaman Mapolres Nunukan, Jumat (21/12).

“Iya. Memang ada jaringan kelompok radikal atau teroris di Nunukan. Makanya kami dari aparat kepolisian terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap kelompok itu,” ujar Teguh.

Baca Juga:  DPRD skors rapat paripurna pembahasan anggaran, Sekdakab Flores Timur bungkam 

Bukti adanya kelompok radikal atau terorisme di daerah itu pasca penangkapan seorang anggotanya beberapa bulan lalu.

Kelompok radikal/teroris di Kabupaten Nunukan, kata dia, bertindak selaku penghubung dari Malaysia dan Filipina dengan kelompok yang berada di daerah lainnya di Indonesia?

“Kelompok radikal/teroris di Kabupaten Nunukan ini bertindak selaku penghubung antara kelompok radikal/teroris di Indonesia dengan kelompok yang berada di Malaysia atau Filipina,” katanya pula.

Demi menjaga suasana keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Nunukan senantiasa mewaspadai terjadi tindakan radikal atau teror yang dilakukan kelompok tak bertanggungjawab.

Baca Juga:  Posisi Kapal TB Fontunsius Miring Kiri. Tim SAR: ABK Terjebak Dalam Kamar

Khususnya menjelang dan hari H perayaan Hari Natal dan malam pergantian tahun nantinya.

Oleh karena itu, Kapolres Nunukan berupaya maksimal melakukan antisipasi secara dini mulai dari pengawasan dan pemantauan pergerakan kelompok-kelompok yang diduga akan melakukan tindakan.

“Kami tetap waspada dan memperketat pengawasan menjelang dan hari H perayaan Natal dan malam pergantian tahun,” kata dia pula. (***)

Editor: M Rusman

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here