KEJAM…!!! Petinggi Perusahaan Menghilang Pekerja Terlantar. Perusahaan Malaysia Ini Belum Bayar Gaji Pekerja Sejak Desember 2018

TANA TIDUNG (berandatimur.com) – Perusahaan perkebunan kelapa sawit milik Malaysia di Tidung Pale Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara belum membayar gaji pekerjanya sejak Desember 2018.

Anehnya, petinggi perusahaan ini semua menghilang sehingga hampir ribuan pekerjanya terlantar dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah seorang pekerjanya bernama Somado asal Makassar Sulawesi Selatan yang dihubungi melalui sambungan telepon dari Makassar, Selasa (26/2) malam menceritakan penderitaannya selama tidak mendapatkan upah kerja dari perusahaan milik warga negara Malaysia tersebut.

“Kami pekerja disini belum digaji lagi sudah tiga bulan sejak bulan Desember 2018,” tutur pria ini.

Salah seorang anak pekerja di TH Felda Nusantara Tana Tidung saat menggelar aksi

Perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT Usaha Kaltim Mandiri dibawah naungan TH Felda Nusantara yang berada di Tidung Pale dengan mempekerjakan hampir ribuan orang.

Baca Juga:  LSM Panjiku Sesalkan Tindakan SMP Muhammadiyah Nunukan

Perlakuan perusahaan ini terhadap karyawannya dianggap kejam dan tak prikemanusiaan karena seluruh petingginya meninggalkan Tidung Pale dengan membiarkan pekerja terlantar, kata Somado

Somado mengaku sehari-harinya bekerja sebagai kerani buah kelapa sawit tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena tidak punya uang sama sekali.

Ia merasa tertipu oleh perusahaan Malaysia ini, sebab petinggi telah meninggalkan Tidung Pale dan kantor dalam keadaan kosong.

Anak pekerja perusahaan perkebunan kelapa sawit saat aksi karena gaji pekerja tidak dibayar sejak Desember 2018.0

“Kami mau bergerak pun juga tidak bisa lantaran uang sepersen pun sudah tidak ada. Jadi saya meminta kepada pemilik perusaahan terkait untuk berikan kejelasan pasti dan berikan hak sebagai karyawan,” keluh dia.

Somado mengatakan, ulah perusahaan Malaysia ini telah disampaikan kepada pemerintah daerah setempat tapi belum ada tindakan tegas.

Pekerja PT TH Felda Nusantara ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sebagian WNA asal Malaysia.

Baca Juga:  Haji Batto: Ayo Solid Menangkan Zainal-Yansen

Salah seorang Asisten Manager di perusahaan itu yang dihubungi terpisah menerangkan pimpinan perusahaan ini belum memberikan informasi yang jelas terkait permasalahan gaji pekerja yang belum dibayar.

“Tidak ada titik terang yang diberikan masalah gaji karyawan,” ujar Pandi melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan, bukan hanya pekerja yang belum dibayarkan gajinya tetapi pimpinan lokal mulai manager hingga jajarannya mengalami nasib yang sama.

Perusahaan asing ini mengelola lahan sekira 30.000 hektar tanah di Kabupaten Tana Tidung.

Pandi mengharapkan campur tangan pemerintah daerah setempat dengan mengambil tindakan tegas demi kemaslahatan pekerja yang diterlantarkan tersebut.

“Jadi harapan besar kami, pemerintah setempat bisa mengambil sikap atas permasalahan ini. Bagi perusahaan terkait, silakan beri informasi pasti soal gaji kami,” harap dia.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrim, Nunukan Rawan Dilanda Karhutla

General Manager PT TH Felda Nusantara, Agus Eswanto yang dikabarkan telah melarikan diri meninggalkan Kabupaten Tana Tidung saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (27/2) tidak memberikan jawaban ketika ditanyakan permasalahan gaji pekerjanya yang tidak dibayar.

Agus hanya menanyakan identitas penelpon melalui komunikasi Whatsapp. Setelah itu tidak memberikan jawaban lagi. (*)

Penulis: Atim
Editor   : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here