Kejari Lembata Terima Uang Pengganti dari Terpidana Korupsi Awalolong

Lembata (BERANDATIMUR) – Kejaksaan Negeri Lembata, NTT menyetor uang pengganti kasus korupsi proyek pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata senilai Rp349 juta lebih.

Proyek yang dimaksudkan adalah pembangunan Dermaga Jeti dan Kolam Renang Apung di Pulau Sipit Awalolong Kabupaten Lembata.

Penyerahan dilakukan di Kantor Kejari Lembata pada Selasa, 6 Desember 2022 sekitar pukul 10.00 WITA..

Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, Ajrizal melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Harianto sekaligus Penuntut Umum pada kasus korupsi ini kepada awak media pada Selasa, 6 Desember 2022.

Ia menjelaskan, penyidik telah menyerahkan uang pengganti terpidana kasus korupsi atas nama Abraham Yehezkiel Tsazaro L, sebagaimana putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 5658 K/Pid.Sus/2022.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN IKT Larantuka berhasil turunkan angka stunting di Kokontobo 

Uang pengganti itu diserahkan terpidana melalui saudara kandungnya kepada negara.

“Uang pengganti tersebut diserahkan oleh kakak kandung terpidana kepada Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Lembata Harianto, dan selanjutnya dilakukan penyetoran ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP),” ujar Harianto.

Uang tersebut disetor oleh Bendahara Penerimaan Kejaksaan Negeri Lembata Dominika Ebong Ukeng melalui Kantor Cabang Pembantu (KCP) BRI Lewoleba.

Adanya uang pengganti ini, terpidana Abraham tidak perlu lagi menjalani hukuman subsidair penjara selama satu tahun .

Terpidana Abraham Yehezkiel Tsazaro Limanto adalah Direktur PT. Bahana Krida Nusantara yang mengerjakan proyek tersebut. (*)

Baca Juga:  Polemik Upah Nakes tak Dibayar, DPRD Nilai Hanya Akal-akalan Pemkab Flores Timur 

Reporter: Azis Usman
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here