Ketua Dewan Pers meninggal dunia di Selangor, RS Malaysia sebutkan positif COVID-19

Peluncuran Buku Naik Haji Azyumardi Azra menjadi pembicara saat peluncuran buku Naik Haji di Masa Silam dan Kakawin Sumanasintaka" di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (28/1). Buku dengan jumlah total halaman 1268 ini merupakan kumpulan kisah-kisah orang Indonesia naik haji yang mencakup historis, sosiologis, antropologis dan politis antara tahun 1482-1964 .

Jakarta (BERANDATIMUR) – Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal dunia di rumah sakit di Malaysia dan dinyatakan positif COVID-19.

Oleh karena pihak rumah sakit di Malaysia melarang jenazahnya dipulangkan ke Indonesia. Sementara pemerintah Indonesia dan keluarga sedang memperjuangkan agar jenazahnya dipulangkan ke kediaman almarhum. 

Kediaman almarhum di Perumahan Puri Laras 2, Blok C 23, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Almarhum meninggal dunia pada salah satu rumah sakit di Malaysia setelah diagnosa terkena penyakit jantung dan positif COVID-19 pada Minggu siang, 18 September 2022 

Informasi yang dihimpun, almarhum Azyumardi Azra terkena serangan jantung dalam penerbangan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, pada Sabtu 17 September 2022. 

Baca Juga:  ODGJ ditemukan meninggal dunia di bawah pohon, begini kesehariannya

Dari bandara, Azyumardi langsung dilarikan ke RS Serdang, Selangor, Malaysia yang berjarak 35 kilo meter dari Kuala Lumpur.

“(Kena) serangan jantung,” kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono pada Minggu 18 September 2022. 

Azyumardi sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia.

Ketua Dewan Pers tersebut, awal minggu ini mengadakan kunjungan kerja di Sumatera Barat. Ia sempat ke Bukittinggi dan mengunjungi keluarganya di Batusangkar sebelum bertolak ke Malaysia melalui Jakarta.

Sebenarnya pada Sabtu, 17 September 2022, almarhum yang mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah ini akan menjadi pembicara pada seminar internasional di Selangor bersama tokoh penting Malaysia, Anwar Ibrahim

Baca Juga:  Pilpres 2024, Pengamat: Jokowi beri sinyal bakal dukung pasangan Ganjar-Moeldoko

Disisi lain, keponakan almarhum, Armia Putriana (40), mengatakan meskipun ada larangan dari rumah sakit, pihak keluarga bersama Pemerintah Indonesia tengah berupaya agar jenazah dapat dibawa pulang ke tanah air.

Hal ini disampaikan dia yang sedang berada di kediaman almarhum di Perumahan Puri Laras 2, Blok C 23, Cireundeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan pada Minggu hari ini.

“Sekarang lagi proses pemulangan, jadi karena bapak positif Covid pihak rumah sakit tidak mengizinkan untuk dibawa ke sini,” ujar Armia.

Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia, kata dia, sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Malaysia agar secepatnya jenazah dapat dipulangkan.

Baca Juga:  BREAKINGNEWS!!! Mantan Walikota Tarakan, Yusuf SK

Namun, belum dapat dipastikan kapan jenazah bakal tiba di Indonesia.

“Jadi ini masih proses, mohon doanya aja supaya prosesnya berjalan lancar agar bapak bisa dipulangkan ke sini,” tutur Armia. (***)

Editor: M Rusman
Sumber: Warta Kota

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here