Ketua RT di Barombong Pungut Uang Keamanan Kompleks Perumahan, Ternyata Disalahgunakan?

MAKASSAR (berandatimur.com) – Ketua RT Kompleks Perumahan Cluster Bougenville Pesona Barombong Kota Makassar Sulawesi Selatan memungut uang keamanan bagi warga ternyata disalahgunakan?

Wargapun mempertanyakan uang tersebut karena sampai sekarang belum ada petugas pengamanan yang menjaga kompleks itu.

Salah seorang warga berinisial AT, Minggu (3/3) mempertanyakan uang keamanan yang dipungut ketua RT setempat karena pos satpam yang disediakan belum difungsikan sampai sekarang.

Menurut AT, biaya keamanan yang dipungut sebesar Rp30.000 per bulan per rumah oleh ketua RT di kompleks perumahan itu.

Baca Juga:  2 Terduga Teroris Kelompok ADI Ditembak Mati di Makassar

AT menyebutkan, jika dihitung besaran uang keamanan yang dipungut oleh ketua RT lumayan besar karena jumlah penghuni di kompleks itu sudah banyak.

“Tiap bulan pungut uang keamanan tapi belum ada petugas satpam yang jaga di pos itu,” kata dia.

Ia mengaku, sengaja tidak membayar uang keamanan sejak tiga bulan terakhir karena ketidakjelasan pemanfaatannya.

Warga pasangi selebaran dengan tulisan kekecewaan atas uang keamanan yang dipungut setiap bulan tapi tidak digunakan sebagaimana mestinya

AT pun meminta ketua RT memanfaatkan uang pungutan dari warga sesuai peruntukannya.

“Yah, namanya juga uang keamanan, hadirkan satpam dan aktifkan pos penjagaan itu salah satu tujuannya,” ungkap dia.

Baca Juga:  Malaysia Deportasi 54 WNI ke Nunukan

Pos satpam di kompleks itu disediakan oleh PT Mitra Property selaku developer perumahan di daerah itu. Namun tampak ditelantarkan dan tidak difungsikan sebagaimana mestinya.

Sementara uang keamanan dipungut terus menerus setiap bulan oleh ketua RT di kompleks perumahan itu.

Secara terpisah, Muhammad Sukur, Ketua RT 04 Kelurahan Barombong mengaku memang memungut uang keamanan dari warga Kompleks Cluster Bougenville Pesona Barombong.

Namun uang tersebut, digunakan memperbaiki pintu gerbang utama Kompleks Pesona Barombong Indah dan pembangunan posyandu. (*)

Penulis : Atim
Editor    : M Rusman

Baca Juga:  Merantau ke Kalbar Sejak 1960-an, Alimudin Rindukan Keluarganya di Bulukumba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here