Kodim 1642 Flores Timur galakkan budidaya tanaman kelor pada lahan seluas 1 ha

Budidaya Tanaman kelor di Flores Timur
Prajurit Kodim 1624 Flores Timur bersama masyarakat dan instansi terkait menanam kelor di Desa Lewoloba Kecamatan Ile Mandiri, Rabu (15/6).

Larantuka (BERANDATIMUR) – Kodim 1624 Flores Timur menggalakkan budidaya tanaman kelor di wilayah kerjanya di Tawa Gere Desa Lewoloba, Kecamatan Ile Mandiri seluas 1 hektar.

Penamanan yang dilakukan bersama instansi terkait dan anggota kelompok tani pada Rabu, 15 Juni 2022.

Dandim 1624 Flores Timur, Letkol Inf Tunggul Jati dalam sambutannya mengungkapkan tanaman kelor layak dibudidaya oleh masyarakat sebagai salah satu tumbuhan yang mampu bertahan hidup pada daerah kering tropis.

Tanaman kelor ini khususnya daunnya memiliki banyak manfaat dan sangat bergizi mengandung vitamin, mineral, antioksdian dan asam amino esensial yang dubutuhkan tubuh manusia.

Baca Juga:  Produksi budidaya perikanan Kaltara mencapai 536,9 ton

“Tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang sangat bermanfaat, karena kaya nutrisi, mengandung banyak vitamin, mineral, antioksidan tinggi, asam amino essensial lengkap dan ditambah senyawa lain yang sangat dibutuhkan oleh tubuh,” beber Tunggul.

Ia mengatakan membudidayakan tanaman kelor ini sebenarnya tidak sulit sebab bisa tumbuh di seluruh wilayah Indonesia baik dataran rendah maupun ketinggian hingga 1.000 mdpl.

“Tanah sebagai lahan tanam tidak harus khusus, hanya saja jangan pada tanah yang lengket dan wilayah yang terendam air. Lahan tanam juga harus terbuka dan cukup menerima sinar matahari,” kata Dandim Flotim.

Baca Juga:  Tinjau proyek pengaspalan jalan di Pulau Solor, Sekprov NTT: Kualitas buruk

Budidaya tanaman kelor yang ditanam sebanyak 2.800 batang pada lahan seluas 1 hektar. Bibit yang ditanam didapatkan dari seorang penangkar bernama Ayang di Desa Lewoloba. (mg01)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here