Laura : Aplikasi SEPAKAT Permudah kerja pemda

Launching aplikasi SEPAKAT
Hj Asmin Laura Hafid memberikan sambutan pada peluncuran aplikasi SEPAKAT di ruangan VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan, Jumat,(25/6). Foto : HUMAS

Nunukan (BERANDATIMUR) – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid secara resmi meluncurkan aplikasi SEPAKAT yang diharapkan mempermudah kinerja pemerintah daerah dalam penyusunan, perencanaan, dan pelaporan pertanggungjawaban.

SEPAKAT adalah singkatan dari Sinergitas Perangkat Daerah dalam Rangka Akuntabilitas Kepala Daerah.

“Tentunya kita di pemerintah daerah sangat mendukung aplikasi ini, karena ini yang memang kita butuhkan, jadi nantinya efeknya ini akan mempermudah kerja kita baik dalam penyusunan, perencanaan, maupun pelaporan tentang pertanggungjawaban,” ucap Laura dalam sambutan pada peluncuran aplikasi SEPAKAT di ruangan VIP Lantai IV Kantor Bupati Nunukan pada Jumat, 25 Juni 2021.

Baca Juga:  Legislator Nasdem dan PDIP Minta Pemda Tambah Pasar Tradisional

Ia menambahkan permasalahan dan kondisi eksisting saat ini memang memerlukan sebuah perubahan. Oleh karena itu, SEPAKAT sebagai proyek perubahan yang digagas oleh Asisten Administrasi dan Kesra Setda Nunukan Muhammad Amin harus didukung.

Laura mengharapkan aplikasi ini mampu meningkatkan koordinasi antara lembaga pemerintahan yang bekerja berdasarkan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan yang sama dalam memanfaatkan teknologi dan informasi.

“Saya berharap dengan adanya SEPAKAT ini maka dapat semakin mendekatkan koordinasi antar lembaga pemerintah yang bekerja dengan tupoksinya masing masing, namun memiliki tujuan yang sama dengan memanfaatkan teknologi informasi,” harap Laura.

Baca Juga:  8 Gedung Belajar Bersumber Dari DAK Diresmikan
Aplikasi SEPAKAT
5 Perangkat daerah jadi pilot project. Desain : BERANDATIMUR

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Amin sebagai pengagas aplikasi SEPAKAT ini menjelaskan lima perangkat daerah yang menjadi pilot project, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik), dan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan.

Adapun laporan yang tergabung dalam aplikasi tersebut adalah Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), Sistem Akuntabitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah (SAKIP), Laporan Katerangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Jadi laporan yang masuk dalam aplikasi ini, nantinya apabila kita butuh laporan apa tinggal pilih menunya, jadi mudah mudahan dengan adanya aplikasi ini lebih mempermudah dan lebih mengefektifkan laporan-laporan pemda,” ucap Amin. (Humas)

Baca Juga:  Diharapkan Mampu Pecahkan Masalah, Warga NTT di Nunukan Dukung Zainal-Yansen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here