Laura Lepas Pengiriman Bantuan Korban Tsunami Sulteng

Nunukan (berandatimur.com) – Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid berkesempatan melepaskan pengiriman bantuan bagi korban gempa dan tsunami Sulteng di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Sebelum melepaskan pengiriman tersebut terlebih dahulu melakukan penyerahan bantuan tersebut kepada PT Pelni yang mengangkut ke Pelabuhan Pantoloan, Toli-Toli.

Bantuan logistik yang terdiri pakaian, beras, makanan dan minuman yang dikumpulkan Pemkab Nunukan dan sejumlah posko yang didirikan warga setempat yang mencapai 17 mobil truk.

Adapun jenis bantuan yang di serahkan dan dikirim adalah 713 karung pakaian layak pakai, 715 kg beras, 135 kotak air mineral. Tujuh kotak minuman Okky Jelly, tiga kotak tissu.

Dua kotak pembalut wanita, 57 karung mie instan, dua kotak pampers, 30 kotak  biskuit dan dua karung susu.

Baca Juga:  Calon TKI Diimbau ke Malaysia Lewat Jalur Resmi

Selanjutnya, lima kotak susu ultra, delapan kotak susu SGM, satu kotak sabun mandi, satu kotak susu bayi merek Sun, satu kotak sabun cuci, minyak telon, sikat gigi.

Satu kotak pasta gigi, satu kotak Kopo Jahe, satu kotak energen, dua kotak makanan ringan,  dua karung mie kuning dan tiga karung bahan campuran.

Melalui keterangan tertulis Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Rahmaji Sukirno, Selasa (9/10) bahwa posko peduli korban gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi di mulai sejak 2-5 Oktober 2018.

Namun melihat antusiasme masyarakat Kabupaten Nunukan yang sangat besar untuk membantu korban gempa tsunami di Sulteng pada 29 September 2018 sehingga diperpanjang waktunya hingga 7 Oktober 2018.

Baca Juga:  17 Mahasiswa Dari China Tiba di Nunukan, Tiga Orang Melalui Jalur Tikus

Untuk memastikan bantuan logistik sampai tujuan maka Pemkab Nunukan melalui BPBD Nunukan membentuk tim khusus masing-masing lima orang untuk mengawal sampai di Palu, Donggala,dan Sigi, ungkapnya.

Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid naik ke Km Lambelu di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Selasa (9/10).

Pada kesempatan yang sama, Asmin Laura Hafid menyebutkan, selain bantuan berupa barang Pemkab Nunukan juga akan memberikan bantuan berupa uang tunai.

Namun pengumpulan yang dilakukan hingga batas waktu 14 Oktober 2018. Oleh karena itu belum dikirim.

“Jadi bantuan uang belum kami berikan, menunggu yang sedang di kumpulkan oleh Pemerintah Daerah yang batas pengumpulan 14 Oktober mendatang, setelah itu baru kita berikan sekaligus,” ujar Laura.

Baca Juga:  Pemulangan Ratusan WNI "Terjebak" Corona di Sabah, Ditunda

Tak lupa pula, Bupati Nunukan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakatnya yang telah ikut berpartisipasi memberikan sumbangan dari rezekinya. Demi membantu korban gempa dan tsunami di Sulteng.

Laura juga mengapresiasi PT Pelni yang bersedia mengangkut bantuan logistik dari Kabupaten Nunukan ke Pelabuhan Pantoloan secara gratis. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here