Mardiana Indarwati, caleg DPR RI Partai Berkarya Dapil Jatim VII

Jakarta (BERANDATIMUR.COM) – Mardiana Indraswati mengatakan masyarakat merindukan program-program kerakyatan Pak Harto kembali dimunculkan.

“Saat sosialisasi ke masyarakat Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, saya merasakan hal itu,” kata caleg Partai Berkarya dapil Jawa Timur VII di Markas Partai Berkarya di Jalan H Agus Salim 98 Jakarta, Senin (25/3).

Mantan anggota legislatif Partai Amanat Nasional (PAN) dua periode ini mengoleksi 76.618 suara.

“Masyarakat Trenggalek, Magetan, Pacitan, dan Ponorogo, telah mengenal saya,” kata Dosen Universitas Islam Bandung (Unisba) yang aktif membina usaha kecil dan menengah (UKM).

Mardiana punya alasan kuat bergabung dengan Partai Berkarya. Mengenang tahun 1997 silam sempat diundang Presiden Soeharto ke Istana Bogor untuk menerima penghargaan sebagai Penggerak UKM Teladan.

Baca Juga:  Malaysia tunduk pada keinginan Indonesia soal sistim perekrutan TKI, upaya pemberantasan calo

Menurutnya, Presiden Soeharto sangat peduli terhadap pengembangan UKM dan pertanian.

Kini, lanjut dia, Partai Berkarya menawarkan konsep baru pengembangan UKM.

“Ada bukti nyata yang diperlihatkan, yaitu dengan membuka usaha Goro Dayung dan sudah sangat lama sekali saya menginginkan pengembangan usaha seperti ini,” ungkap Mardiana yang berusia 58 tahun ini.

Ia menyatakan, nama Goro Dayung terinspirasi dari usaha pemenuhan kebutuhan sembako di rumahnya Jalan Dayung Kecamatan Arcamanik Bandung.

Usaha tersebut dirintis Mardiana sejak tahun 1990-an. Ia berencana mengembangkan Goro Dayung di berbagai daerah termasuk dua titik di Jawa Timur.

Baca Juga:  Kasus tewasnya Brigadir J jatuhkan sejumlah bintang dan melati

“Usaha retail Goro Dayung ini 75 persen merupakan posko UKM yang di dalamnya menyajikan sembako dengan melibatkan puluhan pemasok di tingkat petani, dan peternak di level ekonomi mikro,” kata dia.

Melalui Goro Dayung, Mardiana juga rutin mengikuti pameran ke Eropa dengan membawa sejumlah pengusaha UKM di dapilnya, tanpa membebani pemerintah daerah.

Salah satunya adalah makanan sehat alami Cincao Hitam Powder yang berasal dari daun cincao atau Janggelan (Messona Palustris).

“Saya akan bikin pabrik cincao sama mbak Mamiek dan menciptakan peluang lapangan kerja di daerah pemilihan saya,” tutup Mardiana.

Baca Juga:  Direktur Eksekutif LKAB: Pernyataan Elizabeth Susanti bisa jadi badai tsunami bagi keluarga SBY

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#Berkarya
#SaungBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra
#MardianaIndraswati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here