Malaysia lockdown, ketersediaan sembako di Nunukan mencukupi

Ketersediaan sembako pasca Malaysia lockdown
Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid diampingi Wabup H Hanafiah saat wawancara dengan awak media, Jumat (4/6)

Nunukan (BERANDATIMUR) – Pemerintah Malaysia memutuskan melakukan “lockdown” nasional pandemi COVID-19 sehingga diperkirakan berdampak pada pasokan bahan kebutuhan pokok sehari-hari di Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Namun Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid optimis ketersediaan bahan kebutuhkan pokok sehari-hari khususnya gas elpiji tetap mencukupi dengan meningkatkan pasokan dalam negeri.

“Saya kira sembako kita khususnya gas elpiji tetap mencukupi meskipun Malaysia lockdown total karena pandemi CIVID-19,” ujar Laura sapaan sehari-hari Bupati Nunukan usai menyampaikan pidato perdana melalui rapat paripurna DPRD Nunukan, Jumat, 4 Juni 2021.

Ia mengaku telah berkoodinasi dengan jajarannya dalam rangka ketersediaan bahan kebutuhan bagi masyarakat Kabupaten Nunukan terutama bagi wilayah yang berada di wilayah perbatasan.

“Saya sudah koordinasikan dengan jajaran Pemkab Nunukan khususnya yang menangani soal ekonomi untuk memastikan ketersediaan sembako,” ujar Bupati Nunukan kepada wak media. Walaupun, stok belum habis akan tetap diupayakan agar tidak kekurangan dengan cara memesan secepatnya.

Lebih khusus lagi di wilayah Krayan, kebutuhan pokok masyarakat disana telah dikoordinasikan dengan Pemprov Kaltara perihal ketersediaannya selama Malaysia diberlakukan “lockdown” pandemi COVID-19.

Sekadar diketahui, kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat Kabupaten Nunukan masih bergantung pasokan dari Malaysia disebabkan belum sepenuhnya mampu diadakan dari dalam negeri.

Ketergantungan masyarakat di wilayah perbatasan negara di daerah itu terkait kebutuhan pokok sehari-hari sudah berlangsung sejak berpuluh-puluh tahun silam. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here