Nunukan (berandatimur.com) – Konsulat RI Tawau Negeri Sabah mendapatkan informasi Pemerintah Malaysia menggencarkan razia kepada pendatang asing pasca musibah dialami puluhan TKI/BMI (buruh migran Indonesia) di perairan perbatasan Indonesia-Malaysia.

Informasi ini dibenarkan, Konsul RI Tawau, Sulistijo Djati Ismoyo melalui siaran persnya, Senin (2/7) malam sekaitan dengan peristiwa tabrakan “speedboat” yang ditumpangi puluhan TKI/BMI dari Negeri Sabah menuju Pulau Sebatik melalui jalur ilegal.

Pemerintah Malaysia melakukan Operasi Mega terhadap pendatang asing sebagai tindak lanjut kejadian “speedboat” tabrakan pada Jumat (29/6) malam yang menyebabkan enam TKI meninggal dunia, 14 orang ditemukan selamat dan empat orang masih hilang.

Baca Juga:  Eks TKI Diciduk Usai "Merampok"

Razia tersebut digelar sejak Minggu (1/7) sambil memperketat penjagaan wilayah perbatasan perairan dengan Indonesia melalui patroli yang dimanfaatkan oleh TKI ilegal menyeberang saat berangkat dan pulang dari Negeri Sabah.

Djati sapaan Konsul RI Tawau meminta kepada TKI/BMI agar tidak menggunakan jalur ilegal masuk dan keluar dari Tawau karena resikonya sangat besar.

Jalur ilegal di perbatasan perairan Malaysia dengan Indonesia di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan telah pernah terjadi kejadian yang sama pada Februari 2017 lalu.

“Kami dari KRI Tawau mengimbau kepada BMI di Sabah ini supaya tidak menggunakan jalur ilegal lagi menyeberang saat masuk dan keluar dari Sabah,” harap dia.

Baca Juga:  Masuk Malaysia Harus Siap Dikarantina dan Bayar Rp500.000/Hari

Patut disayangkan, jalur-jalur ilegal ini masih beroperasi sehingga membuka kesempatan bagi para WNI/PMI yang tidak memiliki dokumen perjalanan yang resmi untuk memilih jalur ilegal tersebut meski memiliki resiko kecelakaan atau penangkapan oleh aparat keamanan laut Malaysia.

Kepulangan PMI/WNI dengan menggunakan moda ilegal, marak dan rutin ditemukan karena masih banyaknya warga Indonesia di Negeri Sabah yang tidak memiliki dokumen ijin tinggal.

Sebab Pemerintah Malaysia belum memiliki peraturan dan kebijakan yang dapat membantu para PMI khususnya yang bekerja sebagai buruh untuk mengurus ijin tinggal yang sah bagi keluarganya yang mendampingi di Sabah.

Baca Juga:  Ratusan TKI Deportasi Dari Malaysia Langsung Rapid Tes, Hari Ini Diberangkatkan ke Parepare

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here