Malaysia Usir 86 TKI Bermasalah, 21 Orang Kasus Sabu-sabu

NUNUKAN (berandatimur.com) – Sebanyak 86 tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah diusir Pemerintah Malaysia lewat Kabupaten Nunukan, Kaltara dengan berbagai kasus diantaranya 21 orang karena kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Data yang diperoleh dari Imigrasi Nunukan, ke-86 TKI yang diusir ini masing-masing 70 laki-laki, 13 perempuan dan tiga anak-anak.

Lalu jenis pelanggarannya yakni masuk ke Negeri Sabah, Malaysia secara ilegal atau tidak menggunakan paspor sebanyak 47 orang, masa tinggal berakhir sebanyak 14 orang, kasus narkoba 21 orang dan empat orang tersangkut kasus kriminal umum.

Wawancara petugas Imigrasi Nunukan terhadap TKI yang baru dideportasi dari Malaysia di Kantor Unit TPI Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kamis (6/12) malam.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Bimo Mardi Wibowo melalui Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution di Nunukan, Kamis (6/12) menyatakan, sebelum dipulangkan ke Kabupaten Nunukan para TKI bermasalah ini telah menjalani hukuman sesuai jenis pelanggarannya.

Baca Juga:  Menwa UNM Gelar Satuan Tangkas Climber

Baik di penjara maupun Pusat Penampungan Sementara (PTS) di Tawau Negeri Sabah selama berbulan-bulan, kata Nasution usai menerima TKI tersebut dari Konsulat RI Tawau berdasarkan berita acara serah terima nomor: 1247/Kons/XII/2018 tertanggal 6 Desember 2018.

Puluhan TKI usiran Malaysia ini tiba di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan menggunakann KM Malindo Ekspres sekira pukul 17.45 wita.

Sejumlah instansi menjemputnya yakni Imigrasi, Kepolisian, TNI AD, Kesehatan Pelabuhan, PMI dan BP3TKI Nunukan.

Setelah tiba di dermaga pelabuhan aparat kepolisian dan imigrasi mengarahkan agar berbaris rapi menuju terminal pelabuhan untuk pendataan dan wawancara.

Baca Juga:  Dishub Nunukan Sosialisasilan Penertiban Perparkiran Rumah Makan

Namun sebelum didata dan wawancara, barang bawaan TKI usiran ini diperiksa di xray bea cukai dengan pengawasan ketat petugas bea cukai dan TNI AD dari satgas Pamtas Yonif 613/Raja Alam.

Selama berada di terminal pelabuhan, 86 TKI usiran ini diberikan pengarahan dari kepolisian dan imigrasi serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Khusus 21 TKI kasus narkotika dilakukan pengawasan khusus agar tidak terjerumus kasus yang sama selama berada di Kabupaten Nunukan.

Setelah didata dan diwawancara oleh petugas Imigrasi daerah itu, puluhan TKI tersebut diserahkan kepada BP3TKI Nunukan untuk ditampung beberapa hari.

Baca Juga:  Peduli Kemanusiaan, Aztrada 88 Santuni Anak Yatim di Sebatik

Penampungan TKI usiran dari Negeri Sabah ditempatnya di rusunawa yang terletak di belakang Kantor Gabungan Dinas II Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan. (***)

Editor: M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here