Malaysia Usir Lagi TKI Bermasalah

 

Nunukan (berandatimur.com) – Pemerintah Malaysia tak henti-hentinya mengusir warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah karena tidak memiliki paspor atau dokumen yang sah.

Jumlah WNI bermasalah yang diusir kali ini, Kamis (5/7) sore sebanyak 80 orang terdiri 65 laki-laki dewasa dan 15 perempuan dewasa.

Puluhan WNI ini tiba di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan dengan menggunakan kalal Nunukan Ekspres tiba sekira pukul 17.00 wita.

Kedatangnnya dijemput petugaa Imigrasi, Kesehatan Pelabuhan, kepolisian dan TNI AD. Langsung diarahkan untuk pemeriksaan barang bawaan di xray bea cukai setempat.

Baca Juga:  Pelantikan kades terpilih di Nunukan dilakukan dua tahap
WNI yang diusir dari Malaysia karena tidak punya paspor menunggu giliran pada xray pemeriksaan barang bawaan.

Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka, Nasution di Nunukan, Kamis (5/7) sore mengatakan, WNI yang dipulangkan ini telah menjalani hukuman di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Tawau. Hukumannya sesuai dengan pelanggarannya.

Dari 80 WNI bermasalah yang dipulangkan itu, 20 orang tersangkut kasus narkoba, 25 orang overstay dan 35 orang masuk ke Malaysia secara ilegal melalui jalur terlarang.

Pemulangan WNI bermasalah ini ke Kabupaten Nunukan berdasarkan surat Konsulat RI Tawau Nomor: 612/Kons/VII/2018 menindaklanjuti surat Imigrasi Malaysia Nomor: IM.101/S-TWU/E/US/1130-6/2018(16) tertanggal 2 Juli 2018.

Baca Juga:  Hari Ini, 58 WNI di Sabah Dipulangkan ke Nunukan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here