Manajemen Perusahaan Malaysia Ini Bobrok, Ribuan Pekerja Dikorbankan

TANA TIDUNG (berandatimur.com) – Manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit TH Felda Nusantara di Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara milik pengusaha Malaysia yang bobrok, ribuan pekerja dikorban tanpa diberikan upah sejak Desember 2018.

Pada pemberitaan sebelumnya, General Manager TH Felda Nusantara, Agus Eswanto yang diduga “melarikan diri” berusaha dikonfirmasi namun tidak memberikan jawaban.

Akibat ulah pemilik perusahaan ini, pekerja ditelantarkan karena petinggi meninggalkan Tidung Pale Kabupaten Tana Tidung entah kemana.

Pekerja pun melakukan aksi dengan menyegel kantor perusahaan tersebut hingga haknya diberikan.

Pekerja TH Felda Nusantara menggelar aksi demo dan mogok kerja karena tidak digaji

Salah seorang pekerja berinisial CR yang dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (2/3) mengatakan, sekaitan dengan permasalahan yang dialami pekerja di perusahaan asing tersebut akhirnya mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tana Tidung untuk menghadiri pertemuan. Namun pihak perusahaan tidak hadir, sehingga mengecewakan para pekerja.

CR juga mengungkapkan, manajemen TH Felda Nusantara tidak terbuka kepada pekerja perihal permasalahan yang dihadapi perusahaan.

Baca Juga:  Dua Pelajar Nunukan Diringkus Lakukan Curat

Bahkan pada saat permasalahan ini muncul karena tidak menggaji pekerja, petinggi perusahaan mulai general manager hingga para asisten terkesan menghindar dan menghilang dari Tana Tidung.

Pekerja ini menjelaskan sebelum permasalahan mencuat ada beberapa ketidakberesan mulai muncul yakni pembelian pupuk mulai dibatasi, pembelian chemical dikurangi.

Pekerja menyegel kantor TH Felda Nusantara di Tidungpale Kabupaten Tana Tidung

Lalu, pengadaan BBM solar mulai tersendat, adanya tunggakan pembayaran kepada pihak ke tiga dan adanya masalah internal di manajemen tingkat pusat.

TH Felda Nusantara yang berkantor pusat di Jakarta ini mengelola lahan seluas 30.000 hektar di Kalimantan Utara dengan melibatkan akuisisi saham sebesar 12,25 Juta USD atau sekira Rp1687 triliun.

Setelah perusahaan yang membawahi tiga kawasan dengan nama perusahaan yang berbeda ini mengalami masalah, pertama berdampak pada pengajian pekerja yang tidak tepat waktu.

Padahal, kata CR, sebelumnya setiap tanggal 5 pekerja telah digaji.

Baca Juga:  Yonif 613/RJA Jaga Perbatasan RI-Malaysia di Nunukan

Sementara itu, Bernabas selaku Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia di PT Usaha Kaltim Mandiri menyatakan, kekecewaannya karena perusahaan belum memberikan kepastian atas upah pekerjanya.

Begitu pula dengan instansi terkait yakni Disnaker Kabupaten maupun Disnaker Provinsi Kaltara pada pertemuan yang digelar, Jumat (1/3).

Pekerja menyegel kantor TH Felda Nusantara di Tidungpale Kabupaten Tana Tidung karena belum digaji sejak Januari 2019

Kekecewaan pekerja adalah, Pemkab Tana Tidung dan Pemprov Kaltara hanya meminta bersabar dengan alasan akan berkomunikasi dengan perusahaan TH Felda Nusantara terlebih dahulu.

Ia menambahkan, gaji pekerja bulan Desember 2018 telah dibayar pada 1 Maret 2019. Jadi masih ada dua bulan lagi yang tersisa yaitu Januari-februari 2019 sehingga pekerja masih mogok kerja.

“Kami hanya meminta kepastian tindakan apa sudah diambil oleh pemerintah dan tanggungjawab perusahaan terhadap karyawan yang belum dibayar gajinya sesegera mungkin,” tegas Bernabas.

Kemudian, Teguh selaku perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tana Tidung menyatakan, pihaknya cuma menfasilitasi pertemuan antara serikat buruh dan Disnaker Provinsi Kalimantan Utara.

Baca Juga:  Hasil Rapat Virtual Bersama Menteri, Gubernur Kaltara Minta Segera Disosialisasikan ke Kabupaten/Kota

“Yah, kebetulan kejadian terjadi di daerah kami di Tana Tidung. Jadi kami memanggil kedua pihak buruh maupun provinsi. Keputusan tetap kita nanti dari pihak perusahaan terkait soal pengajian karyawan,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Pada pertemuan triparti tersebut hadir Badan Pengawas Tenaga Kerja Provinsi Kaltara, Disnaker Kabupaten Tana Tidung serta perwakilan karyawan dari 3 perusahaan yang dinaungi TH Felda Nusantara.

Yaitu PT Teknik Utama Mandiri, PT Anugrah Kemabang Sawit Sejahtera dan PT Usaha Kaltim Mandiri. (*)

Penulis: Atim
Editor : M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here