Mayat Membusuk di Tanah Merah Dalam Kondisi Telungkup

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) РMayat yang ditemukan telah membusuk di sebuah warung makan di Tanah Merah Kelurahan Nunukan Utara Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara dalam kondisi telungkup.

Mayat tersebut jenis kelamin laki-laki mengenakan baju kaos warna hitam dengan wajah rapat ke lantai, mulut seperti mengeluarkan cairan.

Saring (51), warga yang pertama kali menemukan mayat ini pada Minggu (31/3) sekira pukul 08.30 wita.

Ia menceritakan, saat hendak memulai berjualan di warung makan miliknya mencium bau tak sedap seperti aroma tengik.

Akibat rasa penasarannya, dia mencari sumber bau tersebut dan menemukan mayat di warung yang bersebelahan miliknya.

Saring asal Kabupaten Bulukumba ini mengatakan, pada saat melihat mayat tersebut dalam kondisi bengkak pada sekujur tubuhnya.

Baca Juga:  Selamat Datang Prajurit Yonif Raider 600/MDG di Perbatasan Indonesia-Malaysia. Ini Pesan Danrem 091/ASN
Proses evakuasi mayat tanpa identitas ditemukan pada salah satu warung makan di Tanah Merah RT 02 Kelurahan Nunukan Utara, Minggu (31/3) sekira pukul 08.30 wita..

Mayat ini ditemukan di dalam Warung Bismilah RT 02 Tanah Merah Kelurahan Nunukan Utara.

Setelah itu, kata pria yang beralamat di Kampung Timur RT 14 Kelurahan Nunukan Barat ini langsung melaporkan ke Polsek Nunukan.

“Saya mau buka warung tiba-tiba ada bau busuk. Jadi saya cari bau busuk itu ternyata orang yang sudah meninggal,” ujar Saring.

Ia menceritakan, bau bangkai busuk itu sudah mulai tercium sejak Sabtu (30/3) sekira pukul 22.00 wita.

Namun belum tahu sumbernya dan tidak berusaha mencarinya.  bau dan bangkai apa yg menyengat tersebut.
b.Pada hari minggu tanggal 31 maret 2019 sekira jam .08.00 wite Saksi mencari Ketika esok harinya, Saring berusaha mencari sumber bau itu karena makin menyengat.

Baca Juga:  Tanpa Koordinasi, WNA Rawan Ikut Dideportasi ke Nunukan

Bahkan dia menanyakan kepara Sumarni, tetangga pedagang makanan di lokasi membenarkan bau busuk tersebut.

Warung Bismilah tempat ditemukannya mayat itu dalam kondisi kosong atau tidak digunakan berjualan lagi oleh pemiliknya bernama Antong (40) karena pindah ke Kecamatan Sembakung sejak empat bulan lalu dan pintu terkunci.

Pasca dilaporkan, aparat kepolisian Polsek Nunukan langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan pengumpulan keterangan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sambil menghubungi medis.

Sampai saat ini identitas korbannya belum diketahui.

Mengenai status Warung Bismilah ini, pemiliknya menyerahkan kepada Saring (saksi mata) tapi tidak difungsikan juga.

Baca Juga:  Tambah lagi 4 kasus COVID-19 di Nunukan, jadi 46 pasien yang dirawat

Korban diperkirakan telah meninggal dunia sejak empat hari lalu. Tepatnya di depan pintu kamar warung itu.

Sedangkan baju kaos warna hitam disandang dari belakang.

Sehubungan identitas korbannya, polisi tidak menemukan dompet di TKP sehingga berusaha mencari keluarganya. Sekaligus melakukan visum. (***)

Editor : M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here