Mei 2019, Imigrasi KJRI Kota Kinabalu Berlakukan Pendaftaran Paspor Secara Online

Kota Kinabalu (BERANDATIMUR.COM) – Program pendaftaran paspor secara online di Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu Negeri Sabah Malaysia diupayakan mulai diberlakukan pada Mei 2019.

Langkah ini tidak terlepas dari upaya Pemerintah Indonesia melalui Imigrasi KJRI Kota Kinabalu memberikan kemudahan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Negeri Sabah.

“Kami upayakan pendaftaran paspor secara online ini mulai diimplementasikan pada bulan Mei 2019. Sekarang ini sudah dibuat draf undangan untuk memanggil vendor-vendornya untuk pertemuan dulu,” ucap M Soleh, Staf Teknis Imigrasi di KJRI Kota Kinabalu, Selasa (30/4).

Ia menegaskan, pendaftaran paspor secara online dapat dilakukan oleh semua WNI yang bekerja di Negeri Sabah baik secara pribadi maupun berkelompok atau melalui jasa agency.

Baca Juga:  Tanpa Koordinasi, WNA Rawan Ikut Dideportasi ke Nunukan

Program ini dirancang oleh Soleh dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada WNI yang bekerja di wilayah kerjanya yang hendak mendapatkan paspor.

Ia mengakui, masih cukup banyak pekerja asing asal Indonesia yang belum mengantongi dokumen keimigrasian yang sah (paspor) dan telah berpuluh-puluh tahun bekerja di negara itu.

“Kami disini (KJRI Kota Kinabalu) terus berupaya memberikan kemudahan bagi TKI yang hendak mengurus paspor di konsulat salah satunya dengan pendaftaran online,” ujar dia.

Pengurusan paspor secara online ini, hanya berupa pengisian formulir atau borang semata dan mungkin mendapatkan nomor antrean. Sedangkan pemotretan, sidik jari dan lainnya tetap datang langsung di KJRI Kota Kinabalu.

Tujuan dari program pendaftaran online ini adalah mengurangi beban biaya hidup bagi TKI selama pengurusan paspor, mempersingkat waktu selama pengurusan dan tentunya mempermudah juga pelayanan bagi staf teknis imigrasi.

Baca Juga:  Anak TKI di Sabah Mulai Belajar Tatap Muka di Sekolah

Pendaftaran online ini, Soleh menekankan, TKI harus menguploas persyaratan aslinya ke dalam aplikasi. Setelah diperiksa keaslian dokumen kependudukan yang dimiliki.

Apabila seluruh dokumen dinyatakan memenuhi syarat maka Imigrasi KJRI Kota Kinabalu akan memberikan jadwal untuk difoto.

Soleh mengaku, terkait dengan program ini telah dikoordinasikan dengan KJRI Kota Kinabalu sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia di Negeri Sabah dan Kementerian Hukum dan HAM sebagai institusi induknya.

Ia mengharapkan, pengurusan paspor perlu gerakan realistis agar segalanya diperoleh lebih mudah tanpa ada kesan mempersulit karena faktor waktu dan jangkauan yang jauh dari tempat kerja TKI.

Baca Juga:  Terkait virus corona, KJRI Kota Kinabalu Ajak TKI Lakukan Ini

Sebelum memberlakukan program pendaftaran online telah menata perangkat IT dan loket-loket pelayanan di Kantor KJRI Kota Kinabalu tersebut.

Pada prinsipnya, Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Krishna Djelani telah menyetujui dan sangat mendukung rencana penerapan program ini.

Setelah itu harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Luar Negeri RI. (***)

Penulis: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here