Pemilu Presiden Amerika Serikat
Foto: Doc

Washington (BERANDATIMUR.COM) – Sebanyak 47 negara bagian telah melakukan penghitungan suara Pilpres di Amerika Serikat, Calon Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden  telah meningalkan jauh Donlad Trump dari Partai Republik.

Hingga Sabtu sore, 7 Nopember 2020, Joe Biden telah berhasil mengantongi 290 suara elektoral sedangkan Donald Trump masih bercokok di 214 suara elektoral. Sementara tiga negara bagian belum merampungkan penghitungan suara.

Syarat mutlak untuk terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat adalah 270 suara elektoral daro total 538 yang diperebutkan. Oleh karena itu, Joe Biden dipastikan terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat empat tahun ke depan.

Baca Juga:  Kondisi Politik Bergolak, Sabah Gelar Pemilu Parlemen Lebih Awal

Joe Biden yang juga mantan Wakil Presiden Barack Obama ini unggul pada 24 negara bagian atau wilayah dan Trump pada 22 negara bagian.

Tiga negara bagian yang belum merampungkan penghitungan suara adalah Carolina Utara memiliki 16 suara elektoral, Georgia (15), dan Alaska (3).

Berdasarkan proyeksi Fox News, Joe Biden untuk sementara unggul di Georgia dengan perolehan yang sangat tipis dari Trump yakni 49,5 berbanding 49,3 persen.

Di Carolina Utara, Trump unggul dengan 50,1 persen dan Biden memperoleh 48,7 persen. Alaska yang berada dekat dengan kutub utara,  dilaporkan Trump unggul dengan 62,1 persen sedangkan Biden 33,5 persen.

Baca Juga:  Jokowi Ucapkan Selamat Pelantikan Joe Biden-Kamala Haris

Dua negara bagian lainnya yakni Nebraska dan Maine, masing-masing memiliki 5 dan 4 suara elektoral kedua capres harus berbagi. Ini berbeda dengan negara bagian lain di mana pemenang secara otomatis merebut semua suara. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here