Nunukan “Dikepung” Tiga Daerah Rawan Gempa. BMKG: Apabila Gempa di Semporna Malaysia Paling Berdampak

NUNUKAN (berandatimur.com) – Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara berada di tengah tiga daerah yang menjadi pusat potensi terjadi gempa bumi yakni Semporna Malaysia, Kabupaten Berau Kalimantan Timur dan Palu Sulawesi Tengah.

Namun dampak paling besar terasa di daerah itu apabila terjadi gempa bumi di Wilayah Semporna Negeri Sabah Malaysia, kata Jamingi Prakirawan BMKG Nunukan, Senin (7/1).

Jika diperhatikan dari peta potensi pusat gempa bumi bukan hanya tiga wilayah yang berdampak ke Kabupaten Nunukan tetapi juga dari Laut Sulawesi di sebelah utara Pulau Sulawesi dan bagian selatan Filipina.

Prakirawan BMKG Nunukan, Jamingi

Ketiga daerah itu diperkirakan berdampak di daerah itu karena memiliki patahan atau lempeng yang tergolong besar yang sewaktu-waktu terjadi gempa bumi dan pergeseran tanah.

Baca Juga:  Dua Karhutla di Nunukan, Begini Penjelasan BMKG

Hanya saja, dampak yang diprediksi terjadi tidak akan menimbulkan tsunami atau diperkirakan hanya air laut naik tidak mencapai satu meter.

Jamingi mengakui, lempengan yang melintas di bawah laut menuju daratan pada ketiga daerah itu cukup besar.

Tetapi tidak ada yang menuju Kalimantan Utara sehingga daerah itu bukan daerah pusat gempa. Meskipun pernah terjadi gempa bumi skala kecil atau bermagnitudo rendah.

Sesuai peta pusat gempa bumi, wilayah Palu Sulawesi Tengah paling berpotensi cukup besar akibat pertemuan tiga lempengan dari arah Sulawesi Barat, Maluku dan Laut Sulawesi masuk selat Makassar bagian selatan.

Apabila terjadi gempa bumi di Palu dengan skala besar dengan magnitudo di atas 7,0 SR (skala rigthter), kata Jamingi, kemungkinan besar akan berdampak ke Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  Ingin Menambah Wawasan, Disdikbud Polewali Mandar Bersama Tenaga Pendidik Berwisata Edukasi Di Yogyakarta

Sedangkan wilayah Kalimantan Timur yang dekat dengan Kabupaten Nunukan adalah Kabupaten Berau.

BMKG mendeteksi sejumlah titik di Kabupaten Berau menjadi pusat gempa bumi khususnya di daerah Maratua dan Pulau Derawan.

Prakirawan BMKG Nunukan, Serfin.

Begitu juga dengan Prakirawan BMKG Nunukan, Serfin pada waktu yang sama menyatakan, Kabupaten Nunukan hanya kena dampak saja apabila terjadi gempa bumi di daerah lain di sekitarnya.

Khususnya wilayah Sempurna Malaysia yang dianggap paling dengan dekat.

Serfin mengutraakan, beberapa kali terjadi gempa di negara tetangga tersebut getarannya terasa di Kabupaten Nunukan.

Ia membenarkan, Pulau Kalimantan secara umum sangat kurang pusat gempa kecuali di Kalimantan Timur.

Prakirawan BMKG Nunukan, Muh Taufik menduga gempa yang terjadi tahun lalu di sekitar Pulau Bunyu dan Kota Tarakan hanya disebabkan pergeseran tanah akibat banyaknya kawasan pertambangan minyak dan gas.

Baca Juga:  Jangan Percaya Informasi Hoax, BMKG: Penyebab Kabut Asap Bukan Karhutla di Nunukan

“Pertambangan juga bisa menyebabkan gempa bumi karena tanah bergeser akibat di bawah telah kosong. Tapi Kalimantan Utara ini bukan daerah pusat gempa,” ujar dia.

“Lempengan atau patahan bumi yang paling dekat dari Kabupaten Nunukan adalah Semporna Malaysia,” kata Jamingi. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here