Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Nunukan, Robby Nahak Serang.

NUNUKAN (berandatimur.com) – Pemerintah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara mewacanakan membangun wahana bermain sebagai upaya menggeliatkan ekonomi mikro yang dinilai selama kurang berkembang.

Hal ini diutarakan Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Robby Nahak Serang di Nunukan, Selasa (5/3) terkait keluhan masyarakat pelaku usaha mikro yang terkesan menurun.

Wahana bermain ini dinilai langkah tepat yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat karena diyakini dapat menarik warga yang bekerja di perusahaan perkebunan dan pertambangan, kata dia.

“Kalau pekerja dari perusahaan perkebunan dan pertambangan dapat ditarik keluar ke Pulau Nunukan maka dipastikan berbelanja. Cara yang paling tepat untuk menarik mereka dengan menyediakan wahana bermain anak maupun orang dewasa,” ujar Robby.

Baca Juga:  Ini Alasan Bupati Nunukan tak Buka Pendaftaran CPNS 2019

Ia mengakui, sektor ril di Pulau Nunukan ini kurang bergerak disebabkan daya beli menurun karena kurangnya warga yang berbelanja. “Orang yang berbelanja itu-itu saja kurang orang baru. Jadi perlu mengembangkan sektor lain yang bisa menarik orang untuk berbelanja,” ungkap dia.

Sektor pariwisata dinilai Robby dapat menggeliatkan sektor mikro di Pulau Nunukan melalui wahana bermain anak maupun orang dewasa.

Adapaun lokasi wahana bermain ini dapat memanfaatkan lahan milik Pemkab Nunukan di Tanah Merah Kelurahan Nunukan Barat. Lahan tersebut kurang dimanfaatkan padahal sangat strategis.

Baca Juga:  Pemilik Kapal Annuari 3 Menyangkal, NBS Mengakui, Bea Cukai Melegalkan

Mengenai rencana pembangunan wahana bermain ini, Robby menyatakan, telah berkoodinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar memprogramkan pada APBD tahun berikutnya.

Ia mengharapkan, Dinas PUPR tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan semata tetapi pembangunan wahan bermain juga dapat dilakukan meskipun berkaitan dengan pariwisata.

Keberadaan wahan bermain anak dan orang dewasa ini, diyakini dapat menarik pengunjung lebih besar khususnya bagi warga yang bermukim di luar Pulau Nunukan seperti perusahaan perkebunan dan pertambangan.

“Mereka pasti membawa anak-anaknya keluar dari perusahaan untuk bermain. Dipastikan pula berbelanja baik kuljner maupun lain-lainnya,” kata Robby.

Baca Juga:  Launching Apotik dan Klinik Yuli Medica, Laura Apresiasi Layanan Kesehatan Semakin Membaik

Jika langkah ini dapat direalisasikan secepatnya, maka sektor ril di Pulau Nunukan akan menggeliat sebagaimana harapan masyarakat utamanya pelaku usaha mikro. (***)

Editor : M Rusman

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here