Nunukan (berandatimur.com) – Adanya Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang promosi di media sosial facebook menggratiskan biaya bagi calon TKI ke Malaysia adalah omong kosong belaka.

Kepala BP3TKI (Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI) Kabupaten Nunukan, Kombes Pol Ahmad Ramadhan di Nunukan, Rabu (15/8) mengatakan, calon TKI tetap dibebankan biaya yang mengurus dokumen melalui Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP).

Menurut dia, calon TKI dibebankan biaya pemeriksaan kesehatan dan asuransi sehingga tidak masuk akal apabila ada PJTKI menjanjikan gratis pembiayaan.

Baca Juga:  Kemendikbud Janjikan Bantuan Dana Bagi Poltek Negeri Nunukan

PJTKI sebagai perusahaan jasa dipastikan ingin keuntungan terhadap orang atau TKI yang menggunakan jasanya.

PJTKI tersebut mempromosikan perusahaannya di medsos dengan menjanjikan gratis biaya bagi TKI apabila mengurus dokumen melalui LTSP yang ada di Kantor BP3TKI Nunukan.

Komentar pemilik PJTKI di Nunukan pada medsos mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak khususnya bagi TKI yang pernah menggunakan jasanya.

Salah satu TKI yang saat ini telah bekerja di Negeri Sabah mengatakan, dibebankan biaya sebesar Rp2 juta lebih per orang oleh pemilik PJTKI yang menjanjikan biaya gratis tersebut.

Baca Juga:  Pada Peringatan Isra Mi'raj, Bupati Nunukan Ajak Masyarakat Berdoa Segera Bebas dari COVID-19

Menanggapi hal ini, Ahmad Ramadhan pun menilai, hal yang wajar apabila PJTKI mendapatkan keuntungan dari calon TKI yang menggunakan jasanya.

Hanya saja, dia menegaskan, besaran biaya yang dibayarkan untuk asuransi melalui BP3TKI Kabupaten Nunukan sekira Rp400.000 per orang. Ditambah biaya pemeriksaan kesehatan di RSUD Nunukan sebesar Rp800.000 lebih.

Jika dikalkulasi dari total biaya yang dikeluarkan bagi calon TKI paling tinggi Rp1,5 juta per orang termasuk biaya makan dan operasional lainnya.

“Namanya juga perusahaan jasa pasti mau untung. Tapi biaya yang resmi dibayarkan oleh calon TKI hanya pemeriksaan kesehatan dan asuransi saja,” ujar dia. (***)

Baca Juga:  45 Personil Polsek Nunukan Tes Urine, Semua Negatif, 2 Isolasi Mandiri

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here