Jakarta (berandatimur.com) – Keputusan Partai Amanat Amanat (PAN) berada di luar koalisi partai politik pendukung Joko Widodo pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019 sudah bulat dengan ancang-ancang akan mengajukan calon presiden alternatif.

Setelah ada pernyataan langsung dari Ketua DPP PAN, Yandri Susanto di Gedung DPR/MPR Senayan Jakarta pada Selasa, 10 Juli 2018.

Sikap politik PAN ini didasari keinginan suara pemilih akar rumput partai berbasis muhammadiyah ini. Terutama kader dan pengurus dari daerah yang menginginkan calon presiden alternatif selain Jokowi sapaan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga:  Koalisi Prabowo-Sandi Diberi Nama Koalisi Indonesia Adil Makmur

Yandri menyebutkan, hampir 80 persen kader dan simpatisan PAN maunya ada calon presiden alternatif.

“Bisa dikatakan hampir 80 persen ke atas itu menghendaki sebaiknya PAN mencalonkan calon alternatif,” ungkapnya dilansir dari Medcom.

Keinginan kader dan simpatisan ini tentunya berdasar pada kekhawatiran hanya satu calon (calon tunggal) apabila PAN ikut bergabung pada koalisi Presiden Jokowi.

Mengenai arah dukungan, kemungkinan besar PAN akan bergabung dengan Partai Gerindra pimpinan Prabowo Subianto meskipun saat ini ada kadernya yang menduduki jabatan menteri di Kabinet Kerja Jokowi.

Baca Juga:  Ketua DPRD Nunukan serap aspirasi di pasar, begini keluhan pedagang

Hingga akhirnya nanti, PAN akan terus mendorong ketua umumnya yakni Zulkifli Hasan, sebagai calon wakil presiden Prabowo Subianto.

Jika tidak diakomodir, partainya akan tetap legawa apabila Prabowo memilih tokoh lain.

Koalisi partai untuk mencalonkan Prabowo Subiyanto paa pilpres 2019 sampai sekarang belum terbentuk. Sepertinya masih dilakukan pembicaraan serius antar pimpinan parpol diantaranya dengan Partai Demokrat.

Sementara parpol yang telah bergabung dengan parpol pendukung Jokowi adalah Golkar, PPP, Nasdem, Hanura, PDI Perjuangan dan tiga parpol non parlemen yaitu PKPI, PSI dan Perindo.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2020 Masih Alami Kontraksi

Jokowi juga belum mengumumkan calon wapresnya meskipun sejumlah informasi telah mengantongi satu nama yang masih misterius.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here