Partai Berkarya Wacanakan Bangun Pesantren Mandiri

Jakarta (BERANDATIMUR.COM) – Partai Berkarya di dibawah kepemimpinan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Suharto mewacanakan membangun pesantren mandiri atau eko pesantren dengan program pendidikan berbasis internet.

“Kami sudah bekerjasama dengan pakar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mewujudkan rencana ini yang akan membantu santri dalam mengembangkan perekonomian pesantren,” kata putra bungsu almarhum Presiden RI kedua, Soeharto.

Hal ini diutarakan saat berkunjung ke Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Tommy Soeharto, santri tidak hanya sekadar pintar berdakwah tapi juga mampu mengembangkan perekonomian agar kelak santri bisa hidup mandiri.

“Pesantren mandiri akan menjadi percontohan,” kata Tommy Soeharto di hadapan santri Ponpes Al-Qurthubiyyah, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi tersebut.

Putra bungsu Suharto ini datang di pesantren itu menggunakan mobil bernomor polisi B 1253 PYA didampingi Letjen (Purn) Yayat Sudrajat, Wakil Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Wasekjen Partai Berkarya Rita Irawati Priatna, dan puluhan anggota Laskar Berkarya.

Baca Juga:  Menkes Terbang ke NTT Gegara 1.192 Warga Sikka Terserang DBD, 13 Orang Meninggal Dunia

Kedatangannya di Ponpes Al-Qhurthubiyyah, Tommy Soeharto disambut oleh KH M Mustofa.

Ketua Umum DPP Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra

“Semoga kedatangan Pak Tommy Soeharto membawa keberkahan dalam pengembangan pendidikan diniyah, tsanawiyah, aliyah, dan menciptakan generasi bangsa yang sholeh dan sholehah,” pungkas KH M Mustofa.

Selain mengunjungi pesantren, Tommy Suharto juga berkesempatan berdialog dengan petani Desa Pawenang. Ia menyampaikan program Partai Berkarya yang akan mengembangkan ekonomi kerakyatan dengan mengedepankan kearifan lokal.

“Kita akan bina petani mulai dari mendapatkan bibit unggul, teknik bercocok tanam yang baik dengan biaya murah, dan membantu pemasaran hasil produksinya, khusus untuk pemasaran, Partai Berkarya akan berusaha membantu agar petani tidak tergantung pada tengkulak,” tegas dia.

Baca Juga:  Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Tommy Soeharto tidak pernah bertani, tapi dia belajar serius dan membangun Saung Berkarya di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Saung Berkarya adalah miniatur pertanian terpadu, yang di dalamnya terdapat peternakan sapi, ayam petelur, dan domba. Sektor pertanian berbagai jenis sayuran skala ekonomi, dan rumah bibit.

Tidak ada listrik di Saung Berkarya, karena energi untuk penerangan, pemanasan penetasan telur dan memasak di dapur menggunakan biogas kotoran sapi. Tidak ada penggunaan pupuk kimia, kata dia lagi.

Seluruh tanaman menggunakan pupuk kandang, yaitu kotoran sapi yang telah diambil gas-nya.

Untuk meningkatkan produktivitas, Saung Berkarya menggunakan pupuk bregadium teknologi nano. Pupuk cair paling ekonomis ini telah diuji coba di lahan percontohan di Banyumas.

Baca Juga:  Jalur Makassar-Parepare Segera Rampung, Jadi Perlintasan KA Tercepat di Indonesia

Hasilnya, produksi padi meningkat 30 persen lebih.

Mengenai target yang akan di capai Partai Berkarya di Jawa Barat, Tommy Soeharto mengatakan daerah itu adalah basis suara kami.

“Saya berharap seluruh warga menggunakan hak pilihnya, dan Partai Berkarya mendapat satu kursi dari setiap daerah pemilihan (dapil) di Jawa Barat,” tutup Tommy. (*)

Editor : M Rusman

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#Berkarya
#SaungBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here