Gubernur Kaltara niatkan peningkatkan upaya memperkenalkan budaya.

JAKARTA- Budaya merupakan identitas yang melekat dan menjadi ciri suatu daerah. Budaya secara turun-temurun yang akan terus hidup di lingkungan dengan memberdayakannya, sehingga dapat terus diwariskan oleh regenerasi.

Dapat dikatakan budaya sudah menjadi bagian dalam kehidupan sosial manusia. Sifatnya yang dinamis akan sangat mudah menyesuaikan dengan perubahan jaman.

Dalam komando Zainal A.Paliwang selaku Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), perkenalan Bumi Benuanta kepada dunia giat dilakukan baik dalam kancah nasional maupun internasional.

Menunjukkan kesungguhannya, Zainal turut menghadiri Perayaan dan Penyerahan Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesian 2021 yang diselenggaran di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI di Ruang Graha Utama, Jakarta. Perayaan ini jyga turun dihadir kepala daerah se-Indonesia.

Perayaan tersebut dimeriahkan pertunjukan kebudayaan dari sejumlah daerah yang ditayangkan dalam bentuk video. Menampilkan berbagai macam kebudayaan yang dimiliki setiap provinsi di Indonesia.

Menurut Zainal, kegiatan semacam ini sangat bagus untuk dilakukan. Dengan adanya pertunjukan ini, ciri khas dari setiap budaya tercatat sehingga dapat menghindari saling kliam kebudayaan di kemudian hari.

Seperti yang dapat dilihat bahwa setiap kebudayaan banyak yang memiliki kesamaan, meski begitu pada setiap kebudayaan diperkuat pada ciri khas masing-masing.

Budaya Bepupur Tidung milik Kaltara membawa Gubernur Zainal menjadi salah satu penerima sertifikat dalam kategori penetapan budaya tak benda Indonesia tahun 2021. Sertifikat di serahkan langsung oleh Direktur Jendral Kebudayaan, Hilmar Farid kepada Gubernur Zainal pada Selasa 7 Desember 2021.

“Tadi kalau saya lihat banyak mirip-mirip budaya tak benda antara daerah satu dengan daerah lain,” Ujar sang Gubernur. “Harusnya kita daftarkan semua yang ada di daerah kita,” lanjutya.

Gubernur berharap kebudayaan asli yang ada khususnya di Kaltara agar dipertahankan dan dilestarikan. Sehingga dikemudian hari masih dapat dinikmati generasi yang akan datang dan tetap bangga menggunakan kebudayaan sendiri sebagai sebuah kebanggaan.

Gubernur Zainal mengungkapkan niatnya untuk meningkatkan upaya dalam memperkenalkan budaya, “Segera melalui dinas pendidikan dan kebudayaan didaftar. Kita coba untuk mengakomodir semua kegiatan budaya baik itu tarian, alat musik, makanan sampai membatik,” tutupnya.

Editor: Tazzah