Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie (kedua kiri)

NUNUKAN (berandatimur.com) – Sesuai penilaian Ombudsmen RI secara akumulatif, Provinsi Kalimantan Utara melalui organisasi perangkat daerah (OPD) mendapatkan kategori hijau dalam hal pelayanan administrasi (kepatuhan tinggi) dengan nilai 91,23 sepanjang 2018.

Namun demikian, seperti yang dibeberkan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kaltara, Ibramsyah Amiruddin, masih ada OPD yang nilainya kurang. Bahkan ada yang mendapat predikat kuning dan merah.

Penilaian ini menjadi gambaran apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah daerah utamanya dalam pelayanan publik, baik yang berupa perizinan maupun non perizinan, kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie melalui pesan tertulisnya, Jumat (28/2).

“Itulah hasil kerja pada 2018 yang disampaikan secara transparan. Kalau pun nilainya buruk, ya harus diterima. Terpenting adalah memperbaiki, agar tidak buruk lagi nilainya,” ujar dia.

Baca Juga:  Warga Tolak Pengambilan Swab, Kendala TGC di Puskesmas 

Ia mengharapkan, seluruh jajaran OPD dan Biro di lingkup Pemprov Kaltara memperbaiki semua kekurangan-kekurangan dalam penilaian ini.

Harus ada upaya keras terutama bagi OPD yang nilainya masih kurang atau bahkan yang nilainya merah.

“Kepala OPD wajib memacu jajarannya yang nilainya pada 2018 kemarin 44, saya minta penilaian tahun ini bisa menjadi 90 atau bahkan lebih,” pinta Gubernur Kaltara.

Ada tiga hal yang menjadi kunci dalam melakukan perbaikan. Pertama diindentifikasi kenapa nilainya rendah. Melalui identifikasi ini, kata dia, akan diketahui dimana letak kekurangan yang harus diperbaiki.

Baca Juga:  Pemkab Nunukan Awasi Pasokan Bawang Putih Dari China

Kemudian yang kedua, konsultasikan dengan pihak yang mengetahui atau lebh memahami.

Ketiga, gunakan metode yang benar mengutamakan komunikasi dan persiapkan data-data yang lengkap.

Selain hasil survei kepatuhan pelayanan publik, ada pemberian penghargaan terhadap OPD-OPD yang mendapatkan nilai akuntabilitas kinerja atau SAKIP terbaik .

Dari 23 OPD yang dinilai ada delapan yang mendapatkan penghargaan dengan nilai BB atau di atas 7. Ada lima OPD dengan nilai CC..

“Saya minta tahun depan (penilaian tahun ini) harus bisa menjadi B. Kemudian yang nilainya B harus bisa menjadi BB,” harap Irianto Lambrie.

Baca Juga:  Upacara Harlah Pancasila Terpusat di Jakarta, Ini Imbauan Bupati Nunukan

“Tidak lupa saya ucapkan selamat kepada para staf yang diberi penghargaan sebagai Staf penyusun SAKIP terbaik . Para staf ini bisa menjadi motifasi bagi staf-staf yang lain untuk bisa bekerja lebih baik,” ujar dia. (***)

Editor    : M Rusman
Sumber : Humas Pemprov Kaltara

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here