Kapolres Nunukan, AKBP Teguh Triwantoro

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Pembunuh anggota TNI AD Kodim 0911 Nunukan Kalimantan Utara bernama Dede bin Bado rencananya dideportasi Pemerintah Malaysia hari ini.

Sebagaimana informasi dari Kepolisian IPD Tawau Negeri Sabah kepada Polres Nunukan pada Rabu (3/4).

Sekaitan dengan hal ini, Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, Kamis (4/4) membenarkan rencana pemulangan pembunuh anggota TNI AD tersebut ke wilayah kerjanya setelah menjalani hukuman di Negeri Sabah dengan kasus kepemilikan senjata tajam.

“Iya rencananya tersangka pembunuh anggota TNI akan dideportasi dari Tawau hari ini,” aku Teguh kepada awak media.

Baca Juga:  TNI Tangkap Pria Pembeli dan Pengedar Sabu-Sabu di Sebatik

Ia melanjutkan, pemulangan tersangka Dede bin Bado ini diperoleh dari Kepolisian IPD Tawau setelah masa hukumannya dengan kasus senjata tajam telah dijalani.

Teguh menambahkan, rencana pemulangan tersebut telah memerintahkan Kasat Reskrim Polres Nunukan AKP Ali Suhadak untuk menjemput di Tawau.

Mengenai kasus pembunuhan anggota TNI oleh tersangka secepatnya dilakukan penyidikan, ujar Kapolres Nunukan.

Ia juga menegaskan, tersangka akan langsung ditahan demi menindaklanjuti kasus terjadi pada 2015 ini.

Informasi dari Kepolisian IPD Tawau, segala kelengkapan administrasinya akan diselesaikan termasuk pembayaran denda (account) yang akaj ditalangi Konsulat RI Tawau.

Baca Juga:  Ini Bantahan Tudingan Mahasiswa Film Dilan tak Edukatif

“Besok (Kamis), dari pagi kita akan uruskan prosedur keimigrasian untuk deportasi khusus Dede Bin Bado, dengan harapan selesai sebelum tengah hari, termasuk pembayaran saman atau denda (compound)-nya akan ditalangi dulu oleh KRI (Tawau)”, kata Kepolisian IPD Tawau ini.

Pemulangan tersangka Dede bin Bado dari Tawau Negeri Sabah akan menggunakan feri menuju Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan. (***)

Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here