Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Nunukan, Robby Nahak Serang.

NUNUKAN (berandatimur.com)¬†–¬†Pemerintah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara memprogramkan membuka perkebunan jagung hingga ribuan hektar dengan memanfaatkan lahan tidur milik daerah dan masyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid melalui Asisten Ekonomi Pembangunan, Robby Nahak Serang di Nunukan, Rabu sekaitan dengan rencana pengembangan sektor agribisnis dalam menunjang peningkatan perekonomian masyarakat setempat.

Robby menilai, setelah rumput laut mulai meningkat ditambah harga mulai stabil maka Pemkab Nunukan kembali merencanakan memanfaatkan lahan tidur untuk dijadikan lahan jagung.

Jagung ini tentunya sangat prospek di kembangkan di daerah itu dan memiliki potensi ekonomi yang baik bagi masyarakat, kata dia.

Baca Juga:  Dana APBN Rp1,5 M habis bangun Wisata Belagaone, fasilitas mulai rusak

Mengingat Indonesia masih kekurangan stok jagung hingga mencapai jutaan ton sehingga terpaksa hari mengimpor.

Celah inilah yang perlu dijajaki Pemkab Nunukan dengan memprogramkan membuka lahan perkebunan jagung untuk pakan dan dikerja samakan dengan masyarakat.

“Perkebunan jagung ini nantinya kerja sama dengan masyarakat memanfaatkan lahan tidur dan lahan tidak produktif,” ucap Asisten Bidang ekonomi Pembangunan Pemkab Nunukan ini.

Lahan tidur dan tak produktif yang direncanakan adalah Pulau Nunukan dengan luas yang mencapai ribuan hektar. Robby menilai, lahan tidur ini sebenarnya produktif namum tifak digarap dengan baik dengan tanaman yang menghasilkan uang seperti rumput laut.

Baca Juga:  Selain Tangani COVID-19, Gubernur Kaltara Segera Serahan Aset Pemkot Tarakan

Hanya saja, kata dia, sebelum memulai program ini terlebih dahulu mencari pasar dengan mengunjungi pabrik-pabrik pakan ternak atau perusahaan pengumpul jagung di Indonesia maupun luar negeri terutama Malaysia.

Apabila telah ada perusahaan yang siap membeli, maka program ini segera dijalankan dengan target awal 1.000 hektar dulu.

Kemudian pupuk tentunya perlu dibicarakan pula dengan Pemkab Nunukan agar tidak kekurangan pada saat dibutuhkan oleh petani.

Robby memprediksi, jika dalam satu hektar lahan mampu menghasilkan tujuh ton jagung maka Kabuoaten Nunukan mampu memproduksi 7.000 ton setiap panen. (***)

Baca Juga:  FLASH - 138 WNI dideportasi dari Malaysia tiba di Nunukan hari ini

Editor  : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here