Sosialisasi rencana penerapan tandatangan di Kabupaten Nunukan, Jumat (28/6). Foto: Taufik
Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Seiring era teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih dan terbuka, Pemkab Nunukan Kalimantan Utara membuka diri dengan berencana menerapkan tandatangan digital atau elektronik pada 2020.
Rencana penerapan tandatangan berbasis digital ini disosialisasikan di Kantor Bupati Nunukan Lt 4 yang digelar Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Nunukan bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Balai Sertifikasi Elektronik (BS-E), Jumat, 28 Juni 2019.
Bupati Kabupaten Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Amin dalam sambutannya menyatakan bahwa tandatangan elektronik ini menjadi sebuah terobosan untuk keabsahan sebuah dokumen.
Banyak hal positif dan memberikan keuntungan untuk pemerintah daerah.
“Ke depannya akan diterapkan data naskah dinas elektronik salah satunya adalah penggunaan tandatangan elektronik untuk pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah Nunukan,” tandas Muhammad Amin.
Lebih lanjut dia sampaikan, Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan menjalankan dua amanah sekaligus dalam menjalankan roda pemerintahan daerah yakni menjaga citra harga diri bangsa dan negara di hadapan negara tetangga dengan terus menggelorakan semangat nasionalisme warga di beranda NKRI dan memberikan pelayan publik yang prima sebagai daerah otonom untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Kedua amanah inilah yang disinergikan dengan sejumlah program pembangunan pemerintah daerah Nunukan dengan terus meggerakkan pembangunan di berbagai sektor sesuai dengan karakteristik daerah dan aspirasi masyarakat diwilayah perbatasan.
Sebagai wilayah perbatasan, kata Laura, Nunukan memiliki potensi gangguan maupun ancaman langsung dari pihak luar, maka sangat diperlukan dukungan dari berbagai pihak salah satunya melalui lembaga yang berwenang yang menangani keamanan informasi.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi lewat penggunaan internet membuat seluruh bentuk informasi komunikasi dipermudah.
Lalu lintas informasi yang telah maju di zaman ini mampu menjadi dasar seseorang untuk mengambil sebuah keputusan, jelas Laura.
Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bahwa autentikasi hak dan kewajiban dalam sebuah dokumen elektronik dapat dilakukan dengan tandatangan elektronik (digital signature).
Meskipun demikian, pemanfaatan tandatangan digital akan sangat penting terutama dengan banyaknya perusahaan yang bertransformasi ke digital dan ingin mengurangi penggunaan dokumen kertas.
Sebuah startup bernama VeryDS (Verifikasi Dokumen Pdf) merupakan aplikasi yang dimiliki BS-E saat ini diberikan kewenangan untuk membuat tandatangan digital bagi warga negara Indonesia.
Bukan hanya sekadar coretan tinta dalam bentuk file digital ke dokumen, tandatangan digital juga memiliki kekuatan hukum yang harus mewakili seperangkat identitas seperti nama, alamat, Nomor Induk Kependudukan (NIK), golongan darah, email, foto KTP, dan foto diri.
“Digital sign itu istilah teknis yang merujuk ke simetrik kriptografi. Fungsinya untuk membuktikan identitas si penandatangan dan menjaga integritas pada sebuah dokumen,” kata Fajar Dimas Habibi ,Seksi Pemenuhan Teknis Sistem Sertifikasi Elektronik BS-E.
Hal ini diungkapkan saat membawakan materi pada acara sosialisasi yang bertema “Fungsi dan Pera Persandian Bagi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan”.
Ia menegaskan, banyaknya kasus pemalsuan tandatangan menjadi perhatian utama, membuat kehadiran tandatangan digital menjadi penting.
“Kasus pemalsuan itu sudah banyak. Yang namanya ilmu forensik, apakah benar tandatangan si orang itu akurat atau tidak. Permasalahannya lagi kalo medianya berganti, tidak hanya kertas melainkan yang lain, pemalsu profesional yang bisa menggunakan mesin berteknologi canggih,” kata Fajar. (*)

Penulis: Taufik
Editor: M Rusman

Baca Juga:  PMII Nunukan Serukan Masyarakat Perbatasan Tak Percaya Hoax

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here