Pemkab Sikka Akhirnya Bayar Insentif Nakes COVID-19 2021

Maumere (BERANDATIMUR) – Pemerintah Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur akhirnya melunasi hutang insentif COVID19 untuk 2021 bagi tenaga kesehatan sebesar Rp5,2 miliar pada Selasa 13 Desember 2022.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus kepada awak media ini, ketika di konfirmasi melalui sambungan telephone seluler pada Rabu, 14 Desember 2022.

Ia menyebut, dana insentif ini disalurkan melalui rekening penerima di RSUD dr.TC.Hillers Maumere. Termasuk dana untuk 19 puskesmas di Kabupaten Sikka.

“Pada akhir November kemarin, Pemkab Sikka telah menyalurkan dana Rp5.220.178.797 ke rekening Dinas Kesehatan untuk membayar insentif nakes tahun 2021. Kemudian, dana tersebut kita kembali salurkan ke rekening penerima dari RSUD dr TC Hillers dan seluruh puskesmas. Kemungkinan dua
sampai tiga hari nakes sudah terima uang insentif COVID19 pada tahun 2021,” ujar Herlemus.

Baca Juga:  Jelang Natal, Pasar Larantuka Diserbu Pembeli Disuguhi Aroma Busuk 

Dari total dana insentif COVID-19 tersebut secara rinciannya Rp3.727.500.226 kepada RSUD dr TC Hillers untuk pembayaran Juli-Desember 2021.

Sisanya, ditransfer ke Puskesmas Paga, Rp41.428.571 (Juli-Desember 2021), Puskesmas Wolofeo Rp17.857.142 (Juli-September 2021), Puskesmas Lekebai Rp53.571.428 (Juli-Agustus 2021), Puskesmas Feondari Rp10.000.000 (Juli-Agustus 2021), Puskesmas Nanga Rp17.500.000 (Juli 2021).

Kemudian Herlemus melanjutkan, Puskesmas Nita sebesar Rp90.357.142 (Juli-Agustus 2021), Puskesmas Koting Rp63.214.285 (Juli-November 2021), Puskesmas Nelle Rp105.714.285 (Juli-September 2021), Puskesmas Beru Rp196.785.714 (Juli-September 2021), Puskesmas Kopeta Rp285.000.000 (Juli-November 2021).

Lalu, Puskesmas Wolomarang Rp154.285.714 (Juli-Agustus 2021), Puskesmas Waipare Rp100.000.000 (Juli-Agustus 2021), dan Puskesmas Kewapante Rp114.642.857 (Juli-September 2021).

Baca Juga:  DPO Korupsi dana COVID-19 di Flotim, ditangkap dalam persembunyiannya di Bima, NTB

Kemudian, Puskesmas Hewokloang Rp.58.571.428 (Juli-September 2021), Puskesmas Waigete, Rp60.000.000 (Juli-Agustus 2021), Puskesmas Watubaing Rp28.214.285 (Juli-September 2021).

Puskesmas Boganatar Rp19.285.714 (Juli-September 2021), Puskesmas Habibola Rp9.642.857 (Juli-Agustus 2021) dan untuk tenaga dokter internsip Rp36.607.142 (Januari-Agustus 2021).

“Prinsipnya insentif nakes COVID-19 tahun 2021 kita sudah bayarkan di tahun 2022. Jadi kita sudah selesaikan pembayaran instensif mereka,” pungkas dia. (*)

Reporter: Yakobus Elton Nggiri
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here