NUNUKAN (berandatimur.com) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara siap membayarkan premi bagi 13.940 jiwa warga kurang mampu yang belum terdaftar menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, Minggu (13/1) menegaskan, pembayaran premi BPJS warga kurang mampu menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Tahun ini Insya Allah warga kita ini tetap dapat menikmati layanan kesehatan gratis tersebut,” ujar dia.

Ia mengatakan, Pemprov Kaltara telah punya program Kaltara Sehat, dengan Kartu Kaltara Sehat atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) secara nasional.

Baca Juga:  Tiga Bandara di Kaltara Diusulkan pada APBN 2019

Puluhan jiwa warga kurang mampu di Provinsi Kaltara ini akan menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah JKN-KIS atau Kaltara Sehat dengan premi yang dibayarkan oleh pemerintah.

Langkah ini telah menjadi komitmen, sekaligus melanjutkan program Kaltara Sehat yang telah berjalan sejak 2017, kata Irianto Lambrie.

Pembayaran premi warga kurang mampu ini, Pemprov Kaltara melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2019 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10,045 miliar melalui pagu anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes).

Tiap PBI tersebut akan menerima bantuan pembiayaan sebesar Rp 23 ribu per bulan.

Baca Juga:  Gubernur Kaltara Usulkan 6 Desa Terisolir Dapatkan Pembangkit Listrik ke Pemerintah Pusat

Hal ini berkaitan dengan upaya Pemprov Kaltara untuk mencapai status UHC (Universal Health Coverage) 100 persen pada tahun 2019.

Irianto Lambrie menjelaskan, total kebutuhan anggaran premi PBI JKN-KIS di Kaltara yakni 40 persen menjadi tanggung jawab Pemprov Kaltara dan 60 persen jatah pemerintah kabupaten/kota.

Oleh karena itu, dia mengharapkan pemerintah kabupaten/kota punya komitmen yang sama mewujudkannya demi mempertahankan status UHC.

Sekadar informasi, kata Gubernur Kaltara ini, sedianya pada Oktober 2018 Provinsi Kaltara telah mencapai status UHC dengan total cakupan PBI sebesar 98,37 persen atau sebanyak 635.401 jiwa telah terjamin layanan JKN-KIS atau Kaltara Sehat. (***)

Baca Juga:  Laura Harapkan Politeknik Nunukan Cetak SDM Handal

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here