Pencarian Bocah Tenggelam di Malaysia
Tim SAR mengevakuasi salah satu bocah warga Malaysia yang tenggelam di Berguson, Sabah

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) – Tim SAR yang melakukan pencarian terhadap bocah, warga Malaysia korban tenggelam di wilayah Berguson, Sabah dihentikan karena belum menemukan tanda-tanda keberadaannya hingga hari keempat ini.

Koordinator Pos SAR Nunukan, Anggi Endra Mulyawan membenarkan pencarian dihentikan setelah mendapatkan perintah dari tim pencarian di Tawau, Sabah. “Kita diminta berhenti (melakukan pencarian) dulu oleh tim Bomba Tawau sampai ada tanda-tanda baru,” ucap Anggi Endra Mulyawan pada Rabu, 4 Nopember 2020.

Pencarian akan dilakukan kembali apabila mendapatkan perintah dari Malaysia atau jika ada tanda-tanda korban berada di wilayah perairan Pulau Sebatik, Indonesia.

Baca Juga:  Satpol PP Flores Timur tanggapi maraknya bisnis prostitusi online di wilayahnya, Adrianus: Masuk kasus human trafficing

Anggi menambahkan dua bocah yang dilaporkan tenggelam di Jeti Teck Guan Berguson Pulau Sebatik Wilayah Malaysia pada 30 Oktober 2020. Namun salah satunya telah ditemukan di Perairan Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan pada Minggu (1/11).

Korban yang ditemukan tersebut diketahui bernama Madsun bin Telson usia 5 tahun. Sedangkan kakanya bernama Nazwa binti Telson (8) belum ditemukan sampai sekarang.

Menurut Anggi, penemuan korban yang tenggelam di Berguson Pulau Sebatik wilayah Malaysia itu hanyut oleh arus air laut hingga perairan Pulau Sebatik, Nunukan.

“Jadi pencarian terhadap korban (anak-anak) warga Malaysia ini kita akan lanjutkan apabila sudah ada tanda-tanda ditemukan sambil menunggu informasi dari warga biasanya nelayan atau petugas Malaysia,” ulang Anggi. (***)

Baca Juga:  23 TKI Diusir ke Nunukan Lahir di Malaysia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here