Pengunjung Antusias Berswafoto di Poster Suharto di Area CFD Jakarta

Jakarta (BERANDATIMUR.COM) – Acara car free day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman/MH Thamrin Jakarta dimanfaatkan pengunjung untuk berswafoto dengan poster bersepeda Presiden RI kedua, Suharto boncengan Ibu Tien pada Minggu (24/3).

Tak luput pula pengunjung antusias berswafoto dengan Siti Hediyanti atau lebih dikenal Mbak Titiek putri kedua Suharto.

“Alhamdulillah, banyak sekali warga yang melakukan kegiatan di CFD berfoto bersama Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda,” kata Titiek Soeharto, saat diminta seorang pengunjung berfoto bersama di depan poster besar Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.

Masyarakat yang ingin berfoto, tersedia dua pilihan yaitu berfoto sambil bersepeda dengan gambar Pak Harto dan Ibu Tien, atau berpose dengan latar belakang yang sama.

Baca Juga:  Arab Saudi buka pintu bagi 1 juta jamaah haji, lansia belum diizinkan 

“Masyarakat mendatangi booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien,” ujar Titiek, kader utama Partai Berkarya dan calon legislatif nomor urut 1 DPR RI Dapil Yogyakarta.

Seorang pengunjung berswafoto di poster Presiden RI kedua, Suharto boncengan Ibu Tien pada acara Car Free Day Jakarta.

Pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD adalah rangkaian acara bulan Maret Pak Harto. Jargon yang diusung “Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat”.

Jargon itu sempat populer sejak Pak Harto, presiden kedua Republik Indonesia, mencanangkannya pada Hari Olahraga Nasional (Haornas). Masyarakat Indonesia yang kini berusia 45 tahun ke atas tidak akan pernah melupakan jargon itu.

Baca Juga:  Pada Maret 2021, jumlah penduduk miskin di pedesaan turun

Menariknya, pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD tidak terganggu peresmian Mass Rapid Transit (MRT) yang berlokasi tak jauh dari tempat itu.

Seorang warga Kebon Sirih Jakarta lebih memilih foto bersama Mbak Titiek dibanding menyaksikan peresmian MRT.

Menurut Titiek, antusiasme pengunjung CFD berfoto di depan gambar besar Pak Harto dan Ibu Tien memperlihatkan ada kerinduan akan kepemimpinan Presiden Soeharto.

Seorang warga mengatakan yang tak bisa dilupakan pada diri Pak Harto adalah senyumnya. Lainnya, di era Presiden Soeharto sembako terjangkau semua lapisan masyarakat, alias murah. (***)

Baca Juga:  Dua negara tetangga Indonesia dicap "merah" Rusia gara-gara invasi ke Ukraina

#IndonesiaBerkarya
#PartaiBerkarya
#Berkarya
#SaungBerkarya
#EkonomiKerakyatan
#HutomoMandalaPutra

Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here