Anggota Bawaslu Polman foto bersama pengurus JaDI (Jaringan Demokrasi Indonesia) di Kantor Bawaslu Polman, Selasa (5/3). Foro: Almadar Fattah

POLEWALI MANDAR (Berandatimur.com) РPengurus Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) menyambangi Kantor Bawaslu Kabupaten Polman Sulawesi Barat dalam rangka persiapan perhelatan pesta demokrasi pemilu pilpres dan pileg 2019.

Ketua JaDI, Ahmadi Touwe di Polewali, Selasa (5/3) menyatakan, keberadaan organisasi ini sebagai bentuk penguatan lembaga demokrasi serta berkontribusi dalam pembangunan demokrasi dan politik di daerah itu.

Kunjungannya ke Kantor Bawaslu Polman di Jalan MR Muh Yamin Nomor 67 Darma Polewali untuk memperkenalkan JaDI sebagai civil socaity sekaligus mempertegas tujuan dan program dalam mengawal demokrasi.

Baca Juga:  Bea Cukai Amankan Sabu 9 Kg Asal Malaysia

Achmadi Touwe menambahkan, organisasi JaDI Polman adalah wadah yang menghimpun mantan penyelenggara pemilu baim KPU maupun Bawaslu beserta turunannya.

Lebih lanjut, Ahmad Touwe yang pernah menjabat Ketua KPU Polewali Mandar ini, menegaskan, organisasi yang dimotorinya itu tidak akan berafiliasi dengan pihak manapun.

Ia konsisten dan komitmen bahwa JaDI akan terus mewakili publik yang akan menjalin komunikasi dengan KPU, Bawaslu, DKPP bahkan dengan peserta pemilu.

Kunjungan pengurus JaDI disambut oleh Ketua Bawaslu Polman Saifuddin didampingi anggotanya.

Saifuddin berharap keberadaan JaDi di daerah itu dapat menjadi kawan diskusi untuk memberikan masukan yang berarti dan sekaligus meringankan pekerjaan Bawaslu.

Baca Juga:  Basarnas: Malaysia Turut Cari Korban Hilang

“Saya memandang, JaDI ini salah satu pilar demokrasi yang sangat penting di Polewali Mandar,” umbar Saifuddin.

Bahkan dia berharap, JaDI Polewali Mandar bergandengan tangan ke lapangan nantinya untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan pemilu 2019 berjalan denga baik. (*)

Penulis : Almadar Fattah
Editor : M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here