Penyelundupan ikan dari Malaysia ke Nunukan terus berlangsung, siapa cukongnya?

Penyelundupan Ikan dari Malaysia
Kepala BKIPM Tarakan, Umar SPi. MSi, MM

Nunukan (BERANDATIMUR) – Tindakan penyelundupan ikan dari Tawau, Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kaltara masih terus berlangsung dan terkesan sangat sulit dihentikan meskipun saat ini masih dalam pandemi COVID-19.

Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan, Umar kepada awak media usai FGD Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Karantina Ikan di Kabupaten Nunukan menyampaikan hal ini sekaitan dengan keluhan pengusaha lokal yang sering dipersulit petugas karantina maupun aparat Malaysia di laut pada Jumat, 25 Juni 2021.

“Memang masih sering terjadi aktivitas penyelundupan ikan dari Tawau, Malaysia ke Kabupaten Nunukan. Itu tidak bisa dipungkiri meskipun Malaysia lockdown COVID-19,” tegas Umar.

Baca Juga:  Polisi tengarai narkotika marak beredar di kalangan pekerja rumput laut

Malah dia merasa heran atas aktivitas penyelundupan ikan yang seolah-olah berlangsung di depan mata tetapi tidak bisa dihentikan. Oleh karena itu, BKIPM sendiri menduga kuat ada cukong atau oknum yang terlibat dibalik lancarnya upaya penyelundupan ini.

“Kemungkinan ada cukong atau oknum-oknum yang ikut bermain sehingga terkesan dibiarkan penyelundupan ikan ke Nunukan yang terus berlangsung ini,” beber dia. Padahal, kata dia, Malaysia lockdown dimana pemerintahnya membatasi seluruh aktivitas.

Upaya penyelundupan ikan atau komoditas perikanan lainnya ataupun hewan yang seakan-akan tidak bisa diberantas ini meskipun semua orang tahu tidak memiliki izin dari instansi terkait.

Baca Juga:  62 Pegawai Imigrasi Nunukan Dites Urine, Hasilnya...?

“Penyelundupan ikan dan produk perikanan maupun hewan masih berlangsung terus di Kabupaten Nunukan dan Tarakan. Bahkan berlangsung di
depan mata,” beber dia. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here