Perseteruan Terus Berlanjut, Pj Bupati Flores Timur tak Hadiri Rapat Paripurna, DPRD Minta Jabatannya Dicopot

Perseteruan Pj Bupati dengan DPRD Flores Timur Berlanjut
Pj Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi dan jajarannya tidak menghadiri rapat paripurna pembahasan APBD 2023 membuat DPRD Geram

Larantuka (BERANDATIMUR) – Rapat paripura DPRD Flores Timur, NTT masa sidang ke-17 tentang pembahasan APBD 2023 tidak dihadiri Pj Bupati Doris Alexander Rihi. Sidang pun terpaksa diskorsing sehingga anggota DPRD Flores Timur merasa dilecehkan oleh pemerintah daerah setempat.

Ketidakhadiran Pj Bupati Flores Timur pada rapat paripurna ke-17 yang telah disepakati sebelumnya memantik reaksi keras anggota legislatif.

Seorang anggota DPRD Flores Timur dari Fraksi PDIP, Vicky Betan menilai Pj Bupati telah melecehkan lembaga itu.

Meskipun sebelum hari H rapat paripurna, Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi telah mengajukan permohonan penundaan rapat paripurna ke-17 tentang pembahasan anggaran 2023 tersebut yang telah ditetapkan Badan Musyawarah (Bamus).

Sehubungan dengan ketidakhadiran Pj Bupati Flores Timur, pimpinan DPRD menugaskan Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk membangun komunikasi dengan Pemda.

Padahal, DPRD Flores Timur telah melayangkan surat terkait pemberitahuan pelaksanaan rapat paripurna ke-17 pada Selasa, 29 Nopember 2022 pukul 14.30 WITA.

Baca Juga:  Penghuni Rutan Kelas IIB Larantuka melebihi kapasitas

Sangat disayangkan, semua pejabat Pemkab Flores Timur tidak hadir sementara anggota DPRD telah duduk di kursi masing-masing.

Begitu pula undangan lainnya, telah disebar dan hadir pada rapat tersebut.

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Yosep Paron Kabon didampingi Ketua DPRD Flotim Robertus Rebon Kereta dan Wakil Ketua lainnya Matias Werong Enay, berubah menjadi forum curhat tentang sikap Penjabat Bupati Flores Timur.

Yosep Paron Kabon menegaskan sesungguhkan seluruh tahapan pengajuan dan pembahasan APBD 2023 sudah dilakukan sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tidak ada tahapan yang kita lewati atau juga proses yang kita lalui, atas sejumlah tuntutan-tuntutan keuangan daerah. Paripurna ini kita tunda atau skor saya akan membuka kesempatan kepada forum dewan terhormat untuk kita sama sama berdiskusi dan menentukannya,” ungkap Wakil Ketua DPRD Flores Timur ini.

Sejumlah anggota DPRD Flores Timur  meradang dan menilai Pejabat Bupati tidak menghargai keputusan yang telah di sepakati bersama sebelumnya.

Baca Juga:  Pengendara di Lembata rela inapkan kendaraan di SPBU, demi mendapatkan BBM

” Ini tipe pemimpin yang tidak baik, dia buat kita di lembaga terhormat ini seperti badut, apa sih maunya dia, dia jangan permainkan kita seperti ini,” tanya Vicky Betan dengan suara keras.

Ungkapan senada pun diucapkan  anggota Fraksi PDI Perjuangan lain, Philipus Sanga Golen. Ia mengatakan jika Pj Bupati tidak puas dengan sikap DPRD silahkan tinggalkan Flores Timur.

“Saya merasa sangat dilecehkan. Lembaga DPRD melalui pertimbangan saya merasa, sangat dilecehkan oleh penjabat Bupati. Saya tidak setuju cara-cara seperti ini. Kalau dia tidak setuju sampaikan saja secara terbuka. Kita ini bukan bola. Kami dipilih oleh rakyat sedangkan dia hanya ditunjuk. Kalau Dia tidak puas silahkan tinggalkan Flores Timur, pergi dari sini!!. Masih ada pegawai-pegawai yang bisa bisa memungkinkan menjadi penjabat Bupati,” ujarnya

Sementara anggota DPRD Flores Timur dari Partai Gerindra Muhidin Sabon mengajak rekan-rekannya untuk membentuk tim yang akan bertemu dengan Pemprov NTT dan Kemendagri.

Baca Juga:  Ketua DPRD Nunukan tanggapi pimpinan OPD "tertidur" pada rapat paripurna

Tujuannya meminta agar Doris Alexander Rihi segera dicopot dari jabatannya karena tidak mampu menjalankan fungsi pemerintahan dengan baik.

“Pimpinan dewan terhormat dengan melihat dinamika yang dibuat oleh Pejabat Bupati Flotim saat ini saya merasa dia sedang mempermainkan kita di lembaga terhormat ini. Dia itu pejabat pemerintah seorang ASN, Tetapi kelakuannya seperti seorang pejabat politik. Saya minta agar kita bertemu Kemendagri untuk mencabut saja jabatannya dari Pejabat Bupati Flotim,” tandasnya. (*)

Reporter: Yakobus Elton Nggiri
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here