Persetubuhan bukan suami-istri dapat dipenjara satu tahun

Persetubuhan Bukan Suami Istri Dapat Dipenjara Satu Tahun
FOTO: Ilustrasi

Jakarta – Setelah disempurnakan kembali oleh pemerintah, draf final Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) telah diserahkan kepada Komisi III DPR RI pada Rabu, 7 Juli 2022.

Draf yang memuat, salah satunya mengatur hukuman bagi pelaku zina, kumpul kebo atau hubungan sedarah akan dibahas oleh masing-masing pimpinan fraksi.

Adapun perzinahan dalam RKUHP tersebut, diatur dalam pasal 415 dengan ancaman pidana penjara satu tahun.

Kemudian hidup bersama di luar perkawinan (kumpul kebo) diancam penjara setengah tahun sebagaimana diatur dalam pasal 416 ayat (1). Pasal ini menjelaskan orang yang hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dapat dipidana selama setengah tahun dengan denda paling banyak Rp10 juta.

Baca Juga:  Ini doa yang dibaca usai Sholat Tarwih dan Witir di bulan suci Ramadan

Selanjutnya ayat (2) juga dijelaskan bahwa kumpul kebo tidak bisa dipidana kecuali atas pengaduan.

Berikut bunyi pasal 416 tentang hidup bersama di luar perkawinan.

(1) Setiap Orang yang melakukan hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) Bulan atau pidana denda paling banyak kategori II.

(2) Terhadap Tindak Pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilakukan penuntutan kecuali atas pengaduan: a. suami atau istri bagi orang yang terikat perkawinan; atau b. Orang Tua atau anaknya bagi orang yang tidak terikat perkawinan. (***)

Baca Juga:  Untung-Rugi Hasil Perundingan Tapal Batas Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik

Sumber: IDN Times
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here