Kasatpol PP Kota Parepare, Muh Ansar

Parepare (BERANDATIMUR.COM) Pemerintah Kota Parepare Sulawesi Selatan bakal bersikap atas laporan masyarakat terkaitĀ Tempat Hiburan Malam (THM) Planet Pool & Cafe yang beroperasi hingga dini hari.

Langkah awal yang dilakukan pemerintah setempat dengan berencana memanggil pengelola THM yang beralamat di Jalan Mattirotasi Kelurahan Cappa Galung Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare tersebut.

Informasi yang diperoleh THM ini beroperasi pukul 20.00 wita hingga pukul 04.00 dini hari. Bahkan pantauan media ini memperkuat pada Jumat-Sabtu malam, 15 Juni 2019 kemarin.

“Jam operasional yang diatur untuk THM hanya mulai pukul 19.00 hingga sampai pukul 00.00, jika memang operasinya sampai jam 04.00 dini hari, itu lewat dari aturan yang ditetapkan, yang hanya sampai pukul 12.00 (00.00) berarti sudah melanggar, dan kita akan panggil pengelolanya untuk klarifikasi sekaligus peringati,” ungkap Kasat Pol PP Kota Parepare H Muh Ansar, Sabtu, 15 Juni 2019.

Baca Juga:  Tepat HUT RI Ke-74, Wuling Motors Luncurkan Produk di Bone

Ia juga mengapresiasi laporan masyarakat yang diterimanya atas kepeduliannya. “Laporan warga dan unsur masyarakat yang masuk, menjadi perhatian,” ujar dia.

Satpol PP Kota Parepare memantau jam operasi sejumlah THM di wilayahnya yang dikenal Kota Santri.

Manager Operasional THM Planet Pool & Cafe, Angga yang dihubungi terkait hal ini tidak merespon konfirmasi melaluiĀ  selulernya dengan nomor 08219875xxxx baik via telepon maupun shirt massage service (sms) malah tidak ditanggapi.

Keberadaan THM Planet Pool & Cafe yang letaknya di pinggir pantai ini diduga menjadi tempat transaksi penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga:  UKM Anak Pantai Perikanan UNHAS open recruitmen

Bahkan, THM ini juga melakukan aktivitas berupa permainan bola sodok diluar dari ijin usaha yang dimilikinya.

Diketahui THM Planet Pool & Cafe menerapkan penjagaan yang sangat ketat dalam operasinya dengan melibatkan aparat hukum pada pintu masuk.

Manajemen Planet Pool & Cafe, juga menggelar Party Dance dengan mendatangkan Disk Joky (DJ) dari luar. Pengunjung pun membayar sejumlah rupiah di loket penjagaan sebelum masuk.

Penulis: Agustin Effendy
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here