Polis Marin Malaysia Tangkap 4 WNA Tanpa Dokumen di Perairan Lahad Datu

NUNUKAN (berandatimur.com) – Polisi Marin atau Polisi Air Malaysia menangkap empat warga negara asing (WNA) atau lebih dikenal dengan pendatang asing tanpa izin (PATI) di Perairan Lahad Datu dalam Operasi Landai.

Dikutip dari laman BES TAWAUFm, Minggu (13/1), Komander Pasukan Polis Marin Wilayah 4 Sabah, ACP Mohamad Pajeri Ali mengatakan, dalam operasi Unit Risikan Marin (URM) berhasil mengamankan sebuah kapal cepat (speedboat) yang mencurigakan.

Ketika dilakukan pemeriksaan terdapat tiga penumpang berjenis kelamin pria berusia 18-26 tahun dan seorang motoris semuanya tidak memiliki dokumen yang sah.

Baca Juga:  Polisi Tawau Amankan 220 Buaya Selundupan Dari Indonesia
Speedboat warna biru yang mengangkut WNA tanpa dokumen diamankan Polis Marin Sabah, Minggu (13/1) pagi. Foto: RTM

Pada saat didekati, kapal cepat ini berusaha melarikan diri ke arah perairan Sabah Baru namun berhasil dihentikan.

ACP Pajeri Ali berkata, keempat orang asing ini ditahan bersama kapal cepat miliknya termasuk dua mesin dengan nilai ditaksir 4.700 ringgit Malaysia atau setara Rp15,98 juta dengan nilai tukar Rp3.400.

Pasca penangkapan PATI bersama kapal cepat yang digunakan diamankan Pangkalan Markas Operasi PPM Lahad Datu untuk ditindaklanjuti.

Hal ini melanggar Seksyen 6(1)c Akta Imigresen 1959/63.

Mengenai PATI ini, aparat kepolisian air Malaysia tidak dijelaskan asal negaranya. (***)

Baca Juga:  Dua TKI Asal Buton Tenggelam di Lahad Datu, Belum Ditemukan

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here