Ini Empat Pintu Keluar/Masuk TKI Ilegal di Nunukan

NUNUKAN (berandatimur.con) – Ada empat pintu keluar/masuk di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara yang sering digunakan TKI ilegal menyeberang ke dan dari Negeri Sabah Malaysia.

Keempat pintu ini sudah sering mendapat sorotan publik tapi belum ada tindakan tegas dari aparat hukum dan instansi terkait.

Akibat sering menjadi sorotan sebagai tempat perlintasan TKI ilegal dari Kabupaten Nunukan ke Negeri Sabah maka aparat kepolisian Polres Nunukan menyarankan semua pintu-pintu tersebut ditutup.

Hal ini diutarakan Kasat Reskrim Polres Nunukan, AKP Ali Suhadak pada acara Coffee Morning yang diadakan BP3TKI Nunukan yang membahas soal Pemberangkatan Buruh Migran Non Prosedural pekan lalu.

Baca Juga:  PLBN Long Midang Segera Dibangun

Ali Suhadak mengatakan, TKI non prosedural dapat diberantas apabila pintu-pintu keluar maupun jalur masuk ditutup agar tidak ada peluang untuk dimanfaatkan oleh oknum.

Ia mengungkapkan, ada empat pintu keluar ataupun jalur masuk di Pulau Nunukan yang cukup dikenal selama ini jadi jalur perlintasan TKI ilegal.

Kasat Reskrim Polres Nunukan, AKP Ali Suhadak

Keempat pintu keluar tersebut adalah Jembatan Haji Putri samping kiri Pelabuhan Tunon Taka, Jembatan Orde Baru samping kanan Pelabuhan Tunon Taka, Pasar Yamaker Kelurahan Nunukan Barat, Pelabuhan Rakyat Sei Bolong Kelurahan Nunukan Utara.

Ia optimis buruh migran non prosedural dapat ditekan apabila pintu keluar dan masuk ilegal ditutup.

Baca Juga:  Catatan Utteng*2

Dua pintu keluar yang berada di samping Pelabuhan Tunon Taka seringkali dijadikan jalur penyeberangan TKI ilegal melalui Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan.

Sedangkan pintu keluar di Pasar Yamaker dan Pelabuhan Sei Bolong dimanfaatkan menyeberang secara ilegal oleh cukong dan TKI ilegal tujuan Kelabakan Negeri Sabah.

Keempat pintu keluar ini ramai dilintasi WNI non prosedural bertepatan kedatangan kapal dari Kota Parepare Sulawesi Selatan.

Pantauan BERANDATIMUR.com juga seringkali menemukan TKI yang pulang dari Negeri Sabah masuk ke Kabupaten Nunukan melalui Kandang Babi Kelurahan Selisun dengan membawa barang cukup banyak diangkut menggunakan kendaraan roda empat atau lebih.

Baca Juga:  Lima Hari Menghilang, Gadis Ini Ditemukan Tewas Tergantung di Hutan

Ini membuktikan masih banyak batang bawaan TKI dari luar negeri tidak melalui pemeriksaan X-ray bea cukai setempat. Hal ini menyebabkan rawannya penyelundupan barang larangan seperti narkoba dan bahan peledak. (***)

Editor  : M Rusman

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here