Praktek judi berkedok pasar malam di Larantuka, diduga dibekingi oknum aparat

Praktek Judi Berkedok Pasar Malam di Larantuka
Suasana pasar malam di Larantuka yang menjadi lokasi perjudian diduga dibekingi oknum aparat, JUmat malam (1/7)

Larantuka (BERANDATIMUR) – Praktek judi berkedok pasar malam di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT telah berlangsung berkali-kali. Namun pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat terkesan tutup mata.

Seperti pantauan awak media ini pada Jumat malam, 1 Juli 2022 sekitar pukul 22.00 Wita. Ketika berkunjung di pasar malam tersebut sejak sepekan lalu, tepatnya di samping Hotel Fortune menjadi lokasi perjudian.

Informasi awal yang diterima, pasar malam yang bertempat di Gege Kelurahan Waihali Kecamataan Larantuka ini, dikabarkan menjadi lokasi perjudian secara terang-terangan berkedok permainan.

Meskipun permainan berbau judi terlihat nyata di depan mata, ironisnya tidak tampak upaya aparat kepolisian dan pemda setempat untuk menindaknya. Praktek judi yang dikemas dengan sebuah permainan melempar gelang ini dengan menaruh uang sebagai taruhan.

Baca Juga:  Rektor dan Mahasiswa IKTL bersihkan sampah di Pasar Inpres Larantuka

“Ini terbilang merupakan aktivitas judi, memang hadiahnya rokok dan sebagainya. Tapi untuk bermain pemain harus membayar sejumlah uang, baik itu dipermainan bola gelinding, lempar gelang dan sebagainya. Ini juga telah merusak citra nama baik kota kita yang dijuluki kota Reyha,” ungkap seorang warga yang dirahasiakan identitasnya di lokasi pasar malam itu.

Kondisi ini sangat riskan, kata pria ini, mengingat kondisi keuangan masyarakat yang serba sulit saat ini apalagi masih dalam proses pemulihan pasca pandemi COVID-19. Namun justru dimanfaatkan pelaku aksi perjudian ini untuk meraup keuntungan dari masyarakat.

Permainan judi ini sudah berlangsung sejak sepekan lalu. Akibat, praktek judi berkedok permainan ini juga telah memacetkan jalanan.

“Kini sudah berjalan sepekan, aktivitas pasar malam yang juga menyebabkan kemacetan jalan tersebut sangat merugikan para pengunjung yang hadir serta sangat melanggar aturan yang berlaku,” kata sejumlah warga lainnya.

Baca Juga:  Nelayan Tenggelam di Pulau Solor NTT , Pencarian Hari Kedua Masih Nihil
Praktek Judi Berkedok Pasar Malam di Larantuka
Suasana pasar malam di Larantuka, Flores Timur diduga menjadi lokasi praktek judi yang dibekingi oknum aparat, Jumat malam (1/7)

Anehnya lagi, diperoleh informasi dari warga setempat bahwa aksi perjudian berkedok pasar malam tersebut dibekingi oknum aparat.

Padahal secara jelas melanggar Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 10 tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp25 juta.

Ayat (1e) barang siapa yang tidak berhak mengadakan atau memberikan kesempatan main judi, atau sengaja turut campur dalam perusahaan main judi.

Ayat (2e) sengaja mengadakan atau memberikan main judi kepada umum atau turut campur dalam perusahaan, biar ada ataupun perjanjiannya atau cara apajugapun untuk memakai kesempatan itu.

Baca Juga:  Petugas kebersihan jaga komitmen keindahan kota di Flores Timur

Ayat (3e) yang dikatakan main judi yaitu tiap-tiap permainan, yang mendasarkan pengharapan buat menang pada umumnya bergantung kepada untung-untungan saja, dan juga kalau pengharapan itu jadi bertambah besar karena kepintaran dan kebiasaan pemain. Yang juga terhitung masuk main judi ialah pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain, yang tidak diadakan oleh mereka yang turut berlomba atau bermain itu, demikian juga segala pertaruhan yang lain-lain. (mg01)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here