Nunukan (berandatimur.com) – Aparat kepolisian di Kabupaten Nunukan, Kaltara menciduk remaja berusia 18 tahun karena dilaporkan mempreteli telepon seluler pada sepeda motor yang diparkir pemiliknya dengan modus mengintai pada area keramaian.

Kasus ini terungkap setelah korbannya melaporkan kepada aparat Kepolisian Resor Nunukan dengan laporan nomor: LP/147/X/2018/ kaltara/Res Nnk tertanggal 24 oktober 2018.

Melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, Iptu M Karyadi di Nunukan, Senin (26/11) mengutarakan, pelaku diketahui bernama Junaidi (18) beralamat di Jalan Pattimura RT 18 Kelurahan Nunukan Tengah setelah dilakukan penyelidikan terlebih dahulu sebelum diciduk.

Ternyata, kata dia, pelaku khusus mencuri telepon seluler yang disimpan pada sepeda motor saat pemiliknya dalam keadaan lengah.

Baca Juga:  Ribuan Santri Gelar Dzikir Sambut Pergantian Tahun di Polman

Berawal dari laporan korban bernama Arsyad dengan lokasi kejadian di Jalan TVRI tepatnya di depan Rumah Makan Wonogiri pada, Rabu (24/11) sekira pukul 12.00 wita.

Ketika berhasil diciduk, di tangan pelaku ditemukan sejumlah telepon seluler berbagai merek yang diduga kuat hasil curian yang dijadikan barang bukti.

Yakni merek oppo A83, merek Vivo 1718 warna hitam, Asus Zanfone warna hitam dan samsung lipat warna putih.

Sesuai hasil pemeriksaan terhadap pelaku di depan penyidik Satreskrim Polres Nunukan, pelaku ungkapkan, telepon seluler curiannya dijual kepada Anggara Hasrin Darmanto alias Angga (38) juga beralamat di Jalan Pattimura RT 18 Kelurahan Nunukan Tengah juga.

Baca Juga:  Satreskrim dan KSKP Polres Nunukan Ringkus Lima Pelaku Jaringan Pengedar Sabu-sabu

“Pelaku (Junaidi) ini khusus mencuri handphone yang disimpan dalan kantong sepeda motor yang diparkir,” kata Karyadi.

Cara kerja pelaku dengan mondar mandir pada keramaian dengan mengendus kantong sepeda motor yang terparkir ditinggalkan pemiliknya.

Ketika melihat ada barang berharga, pelaku langsung mengambilnya lalu melarikan diri.

Karyadi menjelaskan, penadah barang curian bernama Angga yang dikenakan pasal 480 KUHP ini merupakan residivis perkara curanmor pada 2014 dengan vonis satu tahun penjara.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, pelaku melakukan pencurian telepon seluler lainnya di Jalan Cik Ditiro RT18 Kelurahan Nunukan Timur pada 20 Oktober 2018 sekira pukul 10.30 wita.

Baca Juga:  Polres Nunukan Mengaku Komitmen Berantas Calon TKI Ilegal

Lalu di Jalan Pasar Baru depan Pasar Pakaian Bekas pada awal Nopember 2018 sekira pukul 11.00 wita.

Kedua pelaku kasus pencurian ini diciduk bersamaan pada sebuah rumah kos di Jalan Pattimura RT 18 Kelurahan Nunukan Tengah pada Minggu (25/11) sekira pukul 17.00 wita. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here