Hj Asmah Gani, mantan Wabup Nunukan Semasa HIdupnya
Baliho kampanye Hj Asmah Gani saat menjadi caleg

Nunukan (BERANDATIMUR) – Hj Asmah Gani, istri dari M Arsyad Thalib awalnya seorang birokrat yang lalang melintang pada sejumlah jabatan di Kabupaten Nunukan, Kaltara hingga terjun menjadi politikus yang selalu bersahaja dan sederhana.

Almarhum lahir di Nunukan pada 17 Agustus 1954 tepatnya 66 tahun silam dan tamat di SMA Pancasila Nunukan pada 1977 ini, mengawali karirnya sebagai honorer di Kantor Camat Nunukan hingga diangkat menjadi pegawai negeri sipil (kini ASN) dan sempat menjabat camat waktu itu.

Jabatan terakhirnya di birokrat adalah Staf Ahli Bupati Nunukan pada 2006-2008 setelah sebelumnya pernah menduduki jabatan selaku Kepala Kantor Sosial Nunukan (2004-2006) semasa kepemimpinan Bupati Nunukan Hj Abdul Hafid Achmad.

Baca Juga:  Berbagai Modus Pengecer Dapatkan Elpiji Subsidi

Setelah purna dari PNS pada 2008, almarhuman terjun ke dunia politik dengan mengendarai Partai Golkar hingga terpilih menjadi anggota DPRD Nunukan pemilu 2009-2014.

Belum berakhir masa pengabdiannya selaku wakil rakyat “dilamar” oleh Basri mantan Dandim Nunukan untuk maju menjadi pasangan calon Bupati-Wakil Bupati pada pilkada 2011 dengan tagline BAGUS. Akhirnya pasangan calon ini terpilih dan Hj Asmah Gani menjabat Wakil Bupati Nunukan periode 2011-2016.

Sebelum berpasangan dengan Basri, almarhumah sempat maju bersama dengan M Syawal Pamulang sebagai calon Bupati Nunukan pilkada 2006 melawan petahana Hj Abdul Hafid Achmad-Kasmir Foret, namun gagal terpilih.

Baca Juga:  Selama COVID-19, PMI Nunukan Terapkan "Jemput Bola" Atasi Kesulitan Siapkan Stok Darah

Pilkada 2016, Hj Asmah Gani kembali maju di pilkada Nunukan selaku calon Bupati Nunukan berpasangan dengan Andi Kasim dari Partai Gerindra. Tetapi gagal terpilih karena suara terbanyak diraih oleh pasangan Hj Asmin Laura Hafid-Faridil Murad.

Tak henti disitu, kepiawaiannya putri asli Kalimantan ini terus mengayuh biduk sehingga kembali menekuni dunia politik dengan beralih menjadi calon wakil rakyat pada pemilu 2019 tetap mengendarai partai berlambang pohon beringin.

Berkat kesahajaan dan wibawa serta kharismatik yang dimiliki almarhum dengan mengedepankan suka menolong ini sehingga dan dikenal luas oleh masyarakat Kabupaten Nunukan. Ia pun terpilih menjadi anggota DPRD Kaltara periode 2019-2024.

Baca Juga:  Ubah Nama Pelabuhan, Masyarakat Adat Kalimantan Protes PT Pelindo Nunukan

Almarhum meninggal dunia pada Senin malam, 22 Februari 2021 sekira pukul 23.14 Wita di RSUD Tarakan setelah beberapa kali sempat dirawat karena penyakit yang dideritanya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here