Nunukan (berandatimur.com) – Visi misi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Kaltara soal agrobisnis yang dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) tak terkonsep baik.

Hal ini disinggung Ketua DPRD Nunukan, Haji Danni Iskandar ketika ditanyakan sejauhmana implementasi program unggulan Pemkab Nunukan soal agrobisnis.

Ekonomi masyarakat Kabupaten Nunukan sangat dipengaruhi oleh menggeliatnya produksi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan.

Namun ketiga sektor ini belum berjalan baik sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan yang telah dimasukkan dalam RPJM.

Haji Danni Iskandar berpendapat, semestinya program agrobisnis benar-benar memiliki konsep yang jelas agar berdampak positif terhadap pendapatan masyarakat.

Baca Juga:  BI Sulsel Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

Ia mengakui, sektor perkebunan pernah memulai dengan menanam semangka yang sempat sukses panen dengan hasil yang memadai.

Hanya saja, kesinambungannya tidak terdengar lagi saat ini apakah masih berproduksi atau tidak. Padahal, komoditas semangka sangat menjanjikan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Kemudian sektor pertanian seperti produksi jagung dan padi pun belum ada upaya maksimal dari Pemkab Nunukan untuk mengembangkannya secara berkelanjutan tanpa mengikuti musim.

Begitu pula dengan sektor perikanan dalam hal ini rumput laut masih ada masalah stabilitas harga yang dikeluhkan pembudidaya.

Legislator Partai Demokrat ini menginginkan, pengembangan agrobisnis yang menjadi program andalan sebaiknya fokus pada pengembangan yang berkesinambungan agar benar-benar memberikan azas manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Wow...Fantastis, PLN setor Rp6 miliar pajak pemakaian listrik (token) ke Pemkab Nunukan

Ia memberikan solusi, demi berjalannya program agrobisnis ini perlu adanya terobosan nyata diantaranya pemberian bantuan bibit kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan pekarangan rumah dan kebun miliknya seperti bibit cabai, kacang dan polong-polongan lainnya.

Melibatkan karang taruna atau kelompok pemuda atau masyarakat untuk memulai sekaligus diharapkan membimbing masyarakat dalam pembudidayaan tanaman sayur mayur pada pekarangan rumah menggunakan polibag atau wadah lainnya.

Haji Danni Iskandar optimis apabila program agrobisnis benar-benar dikonsep dengan baik akan memberikan dampak baik dalam peningkatan perekonomian rumah tangga.

Baca Juga:  Bupati Nunukan Serahkan SK Pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA)

Khusus budidaya rumput laut, kata dia, Pemkab Nunukan fokus pada peningkatan mutu dan menata tata niaganya agar harga dapat distabilkan.

Caranya dengan membuat payung hukumnya melalui peraturan daerah (perda), imbuh dia. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here