Prostitusi anak 14 tahun tarif Rp 1juta, mucikari ditangkap di Pelabuhan Baru

Mucikari Prostitusi Anak di Bawah Umur Diamankan
FOTO: Ilustrasi

Nunukan (BERANDATIMUR) – Pria berinisial SUP alias AS (22) terpaksa mendekam di balik jeruji besi di Mapolres Nunukan, Kaltara karena diduga membekingi anak di bawah umur usia 14 tahun menjadi wanita pelayan seks dengan tarif Rp1 juta sekali main.

Informasi dari aparat kepolisian, SUP ditangkap di Jalan Pelabuhan Baru Kelurahan Nunukan Timur diduga mucikari dan mempekerjakan seorang anak perempuan berinisial ASN sebagai pelayan seks bagi pria hidung belang.

Penangkapan pria SUP ini pada Jumat malam, 17 Juni 2022 sekitar pukul 22.45 Wita oleh tim gabungan dari Unit Pidum Sat Reskrim Polres Nunukan dengan Polsek Kota Nunukan. Berdasarkan laporan polisi nomor LP/A/141/VI/2022/spkt/Polres nunukan/Polda kaltara, tanggal 17 Juni 2022.

Baca Juga:  Pasca Teror Bom Makassar dan Penyerangan Mabes Polri, Polda Kaltara Tingkatkan Pengamanan Kewilayahan

Kasi Humas Polres Nunukan Iptu Supriadi melalui siaran tertulisnya, Senin, 20 Juni 2022 menyebutkan pengungkapkan kasus prostitusi anak di bawah umur berawal dari laporan masyarakat pada Jumat, 17 Juni 2022.

Menindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan prostitusi anak perempuan di bawah umur. Tim gabungan langsung bergerak mencari pria berinisial SUP alias AS diduga sebagai mucikarinya yang mendapatkan keuntungan dari hasil “penjualan” anak di bawah umur tersebut.

“SUP alias AS kami amankan sesaat setelah mempekerjakan NSN sebagai PSK,” ujar Supriadi. Dari tangan SUP ditemukan uang hasil prostitusi senilai Rp1.250.000 untuk tarif BO untuk short time.

Tarif BO ini, pria SUP mendapatkan jatah Rp250.000 dari wanita NSN, sebut Supriadi.

Baca Juga:  Andi Asri: Bukan pencurian, kendaraan saya hanya disewa masyarakat

Keterangan yang diperoleh dari wanita NSN yang lahir di negeri jiran ini, selama kurun waktu sepekan terakhir telah enam kali melayani pria hidung belang. Lima kali di Kota Tarakan dan satu kali di Kabupaten Nunukan.

Lalu, tarif yang dikenakan kepada pelanggannya sebesar Rp1 juta sekali kencan dan jatah pria SUP selaku penghubung sebesar Rp250.000 sekali main.

Diketahui, pria SUP tinggal di rumah kos di Jalan Fatahillah Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan.

Pada saat penangkapan, aparat kepolisian menemukan uang tunai dari pria SUP sebesar Rp1.250.000, dua buah handpohone merek iphone 7+ dan huawei.

Atas kasus ini, SUP dapat dikenakan Pasal 88 Jo Pasal 76i Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Subsidair pasal 297 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun dan atau minimal 6 tahin dan denda Rp100 juta.

Baca Juga:  Lakalantas di Sikka, seorang prajurit TNI AL Maumere tewas, satu kritis

Supriadi mengatakan keduanya baik SUP maupun NSN masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Nunukan. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here