Puluhan Negara Sahabat Turut Belasungkawa Korban Tsunami Sulteng

Sejumlah pimpinan negara sahabat mengucapkan turut belangsukawa atas peristiwa gempa bumi disertai tsunami yang terjadi di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulteng pada Minggu (30/9).

Ucapan tersebut disampaikan langsung melalui sambungan telepon, kata Presiden RI, Jokowi saat mengunjungi lokasi gempa dan tsunami di Sulteng, Senin (1/10).

Selain ucapan duka cita, tawaran bantuan yang langsung atau tak langsung, juga mengalir dari seluruh belahan dunia.

Kepala negara sahabat yang menelpon langsung Jokowi adalah Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Singapura Halimah Yacob, Presiden Uni Emirat Arab Khalifa bin Zayed Al Nahyan, Sekjen PBB Antonio Guterres, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, Perdana Menteri India Narendra Modi, sampai Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Azis.

Baca Juga:  Koramil Bontoala Serukan Pentingnya Bela Negara Bagi Siswa

Ungkapan rasa belasungkawa dan tawaran bantuan dari negara sahabat itu sungguh membesarkan hati kita, juga memberi pesan kuat bahwa kita tidak sendirian menghadapi masa-masa sulit ini. Terima kasih,” tulis akun @Jokowi.

• Korban Meninggal akibat Gempa dan Tsunami di Palu Bertambah Menjadi 1.234 Jiwa.

Tim SAR mencari korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulteng pada reruntuhan bangunan. Foto. Doc

Sementara itu melalui Kepala Badan Kerja Sama dan Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasi Lembong, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia terbuka bagi dunia internasional untuk memberikan bantuan pada korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Baca Juga:  Penipuan Modus Bisa Menggandakan Uang Marak di Polman

“Semalam, Presiden Jokowi mengizinkan kami untuk menerima bantuan internasional sebagai bantuan mendesak terhadap bencana (gempa dan tsunami di Sulteng),” tulis Thomas Lembong di akun twitter resminya @tomlembong, Senin (1/9/2018).

Thomas mengatakan, pihaknya akan mengoordinasikan bantuan yang datang dari sektor swasta dari seluruh negara di dunia.

Ia juga meninggalkan kontak yang dapat dihubungi apabila ada pihak swasta asing yang hendak menyalurkan bantuannya.

“Hubungi saya lewat media sosial atau email tom@bkpm.go.id,” tulis Thomas. (***)

Editor: M Rusman

Sumber: TribunWow.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here