Ratusan Lembar Karpet Selundupan Siap Diberangkatkan ke Parepare Hari Ini

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) РDiperkirakan ratusan lembar karpet yang diduga selundupan dari Malaysia siap diberangkatkan ke Parepare Sulawesi Selatan menggunakan KM Thalia, Rabu, 22 Mei 2019 atau hari ke-17 Ramadhan 1440 Hijriyah.

Pantauan di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara sekira pukul 11.00 wita ditemukan sejumlah tumpukan karpet dalam bentuk gulungan atau lipatan di atas KM Thalia.

Jumlahnya di perkirakan ratusan lembar yang ditumpuk bersama dengan rumput laut.

Informasi yang dihimpun di pelabuhan bahwa karpet tersebut barang bawaan penumpang sebagai ole-ole ke kampung halamannya. Namun alasan ini sulit dipercaya karena tidak mampu menunjukan pemiliknya.

Karpet selundupan dari Malaysia di KM Thalia yang akan berangkat ke Parepare Sulsel, Rabu (22/5)

“Ini milik penumpang buat ole-oleh saja,” beber sumber yang ditemui di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan.

Baca Juga:  DPRD Nunukan Enggan Dituding Nikmati Fasilitas Mewah

Pengiriman karpet selundupan dari negeri jiran Malaysia ini ke Parepare telah berlangsung lama. Namun, tidak ada tindakan tegas dari aparat hukum setempat.

Hal ini berbeda dengan pernyataan Plh Kepala Kantor Syahbandar dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Ahmad Kosasi pekan lalu berjanji tidak akan membiarkan barang dagangan dinaikkan ke kapal selama arus mudik lebaran Idul Fitri 1440 H.

“Kami sudah komitmen tidak akan membiarkan dulu barang dagangan naik di kapal selama arus mudik ini,” tegas Kosasi.

Sementara temuan di KM Thalia membuktikan janji Plh KSOP Nunukan ini hanya isapan jempol semata.

Kemudian petugas Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Wilayah Kerja Tarakan melakukan pengawasan ketat terhadap barang bawaan penumpang arus mudik di Pelabuhan Tunon Taka.

Baca Juga:  TKW Asal Jatim Dipulangkan Dari Sabah Karena Stroke
Tumpukan karpet selundupan dari Malaysia di KM Thalia siap diberangkatkan ke Parepare Sulsel, Rabu (22/5)

Hal ini dilakukan, belajar dari pengalaman sebumnya lolosnya dua truk bawang putih asal Malaysia ke Parepare dua pekan lalu.

Salah seorang petugas Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan bernama Jumri menyebutkan, masalah lolosnya bawang putih ke Parepare di luar pengetahuan instansinya.

Menurut dia, pasca mengetahui kabar soal bawang putih tersebut langsung berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait di Kota Parepare.

Setelah itu langsung di tarik atau dikembalikan ke Kabupaten Nunukan menggunakan KM Cattleya pada Jumat (17/5).

Hanya saja kedatangan bawang putih di Pelabuhan Tunon Taka tersebut seolah-olah ditutupi oleh oknum-oknum terlibat agar tidak diketahui oleh karantina.

Baca Juga:  Anak Penjual Amplang Wakili Kaltara OSN di Manado Sulut

Informasi yang dihimpun, KM Cattleya merapat di dermaga Pelabuhan Tunon Taka sekira pukul 04.30 wita dini hari.

Sedangkan bawang putih yang dikembalikan dari Parepare telah diangkut kembali entah kemana sebelum pagi hari. (***)

Editor: M Rusman

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here