Tak Mengaku Mencuri Handphone, Residivis Ini Tetap Dijebloskan ke Penjara

Bone (BERANDATIMUR.COM) – Seorang residivis kepemilikan senjata tajam kini mendekam lagi di penjara Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Watampone Kabupaten Bone Sulawesi Selatan karena mencuri telepon seluler milik perempuan yang sedang membeli sayuran.

Korbannya bernama Vivi Elvira binti Muhammad Yasin (35) beralamat di Perumahan Tibojong Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang dan pelakunya bernama Sultan alias Andri bin Dambu (44) beralamat Dusun Sawangnge Desa Paccing Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone.

Kejadiannya pada Sabtu 24 Agustus 2019 sekira pukul 18.00 wita di Jalan Samballoge Baru Kelurahan Macege Kecamatan Tanete Riattang Barat  Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Ini Bantahan Tudingan Mahasiswa Film Dilan tak Edukatif
Pelaku kasus pencurian telepon seluler Sultan alias Andri saat diringkus timsus Polres Bone, Sabtu (24/8). Foto: Ani Hammer

Atas laporan korban kepada aparat kepolisian Polres Bone, tim khusus melakukan pengejaran dipimpin Aiptu Abustan Mappa hingga berhasil meringkus pelaku tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat beraksi, pelaku mengambil barang bukti merek android Vivo Y 83 yang disimpan dalam  dasboard motor milik korban saat membeli sayur-sayuran.

Akibat kecurian handphone miliknya, korban mengalami kerugian materil sebesar Rp2,80) juta.

Abustan Mappa menerangkan, pada saat diringkus pada alamat yang telah diketahui sebelumnya, pelaku tak mengaku melakukan pencurian handphone milik Vivi.

Namun saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sesuai dengan laporan korbannya yakni handphone merek Vivo Y83.

Baca Juga:  Polres Flotim janji segera ungkap pelaku pencurian HP 

Pelaku Sultan juga tercatat telah pernah mendekam di penjara karena kasus kepemilikan senjata tajam. Termasuk beberapa kali melakukan pencurian tetapi diselesaikan secara kekeluargaan dengan korbannya. (*)

Penulis: Ani Hammer
Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here