Ribuan lembar karpet selundupan tiba besok di Parepare via KM Thalia

Nunukan (BERANDATIMUR.COM) РBerbagai pernyataan aparat hukum akan memberantas upaya penyelundupan barang dari negeri jiran Malaysia. Namun belum ada tindakan nyata dimana masih ditemukan tumpukan karpet bercampur dengan rumput laut di KM Thalia yang berangkat ke Parepare Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Agustus 2019.

KM Thalia diperkirakan tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare pada Jumat, 30 Agustus 2019.

Informasi yang dihimpun di KM Thalia sebagian dinaikkan ke kapal itu pada malam hari langsung dari Bambangan Pulau Sebatik menggunakan perahu.

Diperkirakan, pengangkutan pada malam hari itu menghindari “sweeping” aparat atau pembayaran bea masuk.

Baca Juga:  Terima ribuan lembar karpet dari Bea Cukai, ini kata Sekda Nunukan

Karpet yang diangkut kapal tersebut jumlahnya mencapai ratusan gulungan itu. Dalam satu gulung berisi dua lembar.

Mobil truk mengangkut karpet selundupan di Pelabuhan Parepare Sulsel, Senin (19/8).

Pantauan langsung di KM Thalia sebelum meninggalkan Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan tumpukan karpet tersebut terbagi tiga tempat.

Salah satu tumpukan dalam jumlah banyak diperkirakan mencapai 300-400 gulung. Sedangkan dua tumpukan lainnya hanya 200 gulung.

Karpet selundupan ini berukuran besar sekira 3×5 meter. Berbeda sebelumnya ukurannya bervariasi.

Pengiriman karpet selundupan ke Parepare yang akan didistribusikan ke Pinrang, Sidrap dan Makassar ini telah mempengaruhi harga produksi tesktil lainnya yang diimpor secara resmi di Sulsel. (***)

Baca Juga:  PMII Desak PLN Ranting Nunukan Atasi Pemadaman Bergilir

Editor: M Rusman

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here