Nunukan (berandatimur.com) – Dua tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Nusa Tenggara Timur yang bekerja di Negeri Sabah, Malaysia harus dipulangkan karena menderita sakit parah yakni kanker payudara dan stroke.

Kedua TKI yang dipulangkan tersebut bernama Yosefina Yakobus (39) karena sakit kanker payudara dan Imanuel Lewar (45) yang menderita sakit stroke.

Hal ini dibenarkan pula oleh Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kaltara, Nasution di Nunukan, Sabtu (18/8) sesuai surat dari Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu Negeri Sabah, Malaysia pada Sabtu (18/8).

Baca Juga:  Pakaian Cakar di Pasar Malam Nunukan

Namun kata Nasution, pemulangan kedua TKI bersangkutan atas permintaan sendiri kepada KJRI Kota Kinabalu karena tidak mampu lagi membiayai perawatan ditambah kondisinya semakin parah.

Yosefina Yakobus yang beralamat di Desa Tanali Kecamatan Wolowaru Kabupaten Maumere, NTT telah pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Deuchess of Kent Sandakan atas sakit kanker payudara yang dideritanya.

Bahkan penanganan medis yang diperolehnya di Rumah Sakit Deuchess of Kent Sandakan tak mengurangi penyakit yang dialaminya sehingga memilih untuk pulang ke kampungnya.

Perempuan ini pulang ke kampung halamannya didampingi suaminya bernama Rafianus Suyadi bekerja di Ladang Segaliud Sandakan.

Baca Juga:  4 hari terakhir, 247 pasien COVID-19 dilaporkan sembuh

Sedangkan TKI lainnya yang pulang bernama Imanuel Lewar (45) beralamat
Desa Natamage Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, NTT karena menderita sakit stroke.

TKI ini pulang didampingi istrinya bernama Maria Buku Neron (49) dan anaknya bernama Samuel Kala (3).

Imanuel Lewar bekerja di Ladang Kampung Hobut Pinawantai Kudat Negeri Sabah.

Kedua TKI sakit ini langsung dibawa ke RSUD Nunukan didampingi BP3TKI dan PMI Nunukan untuk mendapatkan perawatan medis sebelum dipulangkan ke kampung halamannya. (***)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here