Satpol PP Flores Timur tanggapi maraknya bisnis prostitusi online di wilayahnya, Adrianus: Masuk kasus human trafficing

Satpol PP Flotim Tindaklanjuti Bisnis Prostitusi Online
Sekretaris Satpol PP Flores Timur, Adrianus Benga Ama, SH

Larantuka (BERANDATIMUR) – Terkait maraknya Bisnis Prostitusi Online di Larantuka, yang diberitakan media ini, langsung mendapatkan tanggapan dan Satpol PP Kabupaten Flores Timur, NTT mulai angkat bicara.

Sekertaris Satpol PP Flores Timur Adrianus Benga Ama Lamablawa pada Senin 25 Juli 2022 mengakui maraknya pemberitaan media online terkait bisnis prostitusi online di daerahnya sehingga berjanji segera menindaklanjutinya.

“Melalui tulisan rekan-rekan wartawan dan juga melakukan investigasi dan benar kita temukan jika bisnis prositusi online di Kota Larantuka ini benar-benar ada,” ungkap Adrianus.

Baca Juga:  Praktek judi berkedok pasar malam di Larantuka, diduga dibekingi oknum aparat

Sebelum melakukan tindakan, dia berjanji akan melakukan rapat kordinasi lintas sektor guna membersihkan Kota Larantuka dari bisnis haram tersebut. Namun, kegiatan prostitusi online masuk kejahatan umum sehingga menjadi ranah aparat kepolisian.

“Sesuai dengan tupoksi kita Satpol PP hanya melakukan penertiban dan lebih lanjut menyangkut kejahatan umum itu sudah menjadi ranahnya rekan-rekan kita dari kepolisian Polres Flotim,” ujar Sekertaris Satpol PP Flotim ini.

Dari kacamata hukum, lanjut dia, bisnis prostitusi online ini sudah termasuk kasus human trafficing atau perdagangan manusia.

“Kalau saya melihat dari sisi dan kacamata hukum itu sudah pada masuk perdagangan orang berarti di Larantuka yang sudah ada perdagang manusia, apalagi mempekerjakan anak anak-anak yang masih seumuran sekolah,” ujarnya

Baca Juga:  7 jasad janin yang ditemukan di kamar kos, hasil aborsi pasangan kekasih ini sejak 10 tahun lalu

Rapat koordinasi itu akan dilaksanakan pada Selasa, 26 Juli 2022 dengan melibatkan seluruh instansi terkait sebelum terlalu banyak korbannya.

“Kita sudah jadwalkan besok selasa akan di laksanakan rapat kordinasi tersebut, karena kalau hal ini di biarkan berlarut lama maka akan ada banyak korban nantinya,” tutup Sekertaris Satpol PP Kabupaten Flores Timur tersebut. (mg01)

Editor: M Rusman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here